Mantan Kapolda Sumatera Barat Teddy Minahasa Putra mengomentari sikap anak buahnya, AKBP Dody Prawiranegara, terkait perkara narkoba yang menyeret keduanya.
Reza Indragiri, anggota Pusat Kajian Assessment Pemasyarakatan POLTEKIP buka suara soal dihentikannya perlindungan terhadap Richard Eliezer Pudihang Lumiu LPSK.
Polri menegaskan tidak ada perlindungan khusus terhadap terpidana kasus pembunuhan berencana Brigadir J Richard Eliezer alias Bharada E di Rutan Bareskrim Polri
Buntut atas Richard Eliezer tampil di TV, LPSK resmi mencabut perlindungan terhadap Richard Eliezer terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir J, Sabtu (11/3)
Imbas tampil wawancara di acara TV, LPSK resmi mencabut perlindungan terhadap Richard Eliezer terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir J, Sabtu (11/3/2023)
Ini alasan LPSK cabut perlindungan Richard Eliezer usai âIchadâ tampil di TV. Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mencabut perlindungan Richard Eliezer.
Pimpinan Redaksi Kompas TV, Rosianna Silalahi buka suara soal dihentikannya perlindungan Richard Eliezer atau Bharada E oleh LPSK, dalam keterangan resminya.
Buntut tampil di sebuah televisi Lembaga perlindungan saksi dan korban (LPSK) hentikan perlindungan pada Bharada E atau Richard Eliezer, ini kata Ditjen PAS.
LPSK hentikan perlindungan terhadap bharada e atau Richard Eliezer. Hal ini lantaran ia melanggar perjanjian perlindungan yakni tampil di stasiun televisi.
Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E resmi ditahan di Rutan Bareskrim Polri, Senin (27/2/2023) malam, dengan alasan keamanan keselamatan dan pembinaan
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.