News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ihsg Koreksi

IHSG Anjlok, Luhut Minta Investor Tetap Tenang dan Fokus Perbaikan Pasar

IHSG Anjlok, Luhut Minta Investor Tetap Tenang dan Fokus Perbaikan Pasar

IHSG anjlok, Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan meminta investor tidak panik dan menilai koreksi pasar sebagai momentum perbaikan sistem pasar modal Indonesia.
Pasar Tunggu Gebrakan Menkeu Baru, IHSG Diprediksi Koreksi ke 7.630

Pasar Tunggu Gebrakan Menkeu Baru, IHSG Diprediksi Koreksi ke 7.630

Pasar modal wait and see kebijakan Menkeu baru. IHSG diprediksi koreksi ke level 7.630–7.650, investor cermati sentimen reshuffle dan faktor global.
Trump Serang The Fed, IHSG Dibayangi Aksi Koreksi

Trump Serang The Fed, IHSG Dibayangi Aksi Koreksi

IHSG dibayangi aksi koreksi akibat tekanan Trump terhadap The Fed. Dolar melemah, emas tembus rekor, pasar Asia cenderung melemah.
IHSG Terkoreksi 9 Persen, Saham BUMN Kompak Melemah Imbas Tarif Impor AS

IHSG Terkoreksi 9 Persen, Saham BUMN Kompak Melemah Imbas Tarif Impor AS

IHSG turun 9% imbas tarif impor AS. Bursa lakukan trading halt. Saham BUMN seperti BBRI, BMRI, BBNI, TLKM hingga SMGR kompak melemah tajam.
IHSG Ditutup Ambruk 1,32% Saat Mayoritas Bursa di Kawasan Asia Menghijau, Seluruh Indeks Sektoral Jeblok

IHSG Ditutup Ambruk 1,32% Saat Mayoritas Bursa di Kawasan Asia Menghijau, Seluruh Indeks Sektoral Jeblok

IHSG memerah di saat mayoritas bursa saham kawasan Asia tengah menguat. Terpantau IHSG melemah 94,31 poin atau 1,32%ke posisi 7.060,97.
IHSG Kembali Lesu pada Pembukaan Bursa Hari Ini, Diprediksi Turun sepanjang Sesi karena Sentimen Domestik dan Global

IHSG Kembali Lesu pada Pembukaan Bursa Hari Ini, Diprediksi Turun sepanjang Sesi karena Sentimen Domestik dan Global

Pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Jumat (26/4/2024) diperkirakan loyo sepanjang sesi seiring adanya sentimen dari domestik dan global.
Efek Sidang Sengketa Pilpres, IHSG Ditutup Melemah 0,72% Hari Ini: Pelaku Pasar Wait and See

Efek Sidang Sengketa Pilpres, IHSG Ditutup Melemah 0,72% Hari Ini: Pelaku Pasar Wait and See

IHSG ditutup melemah 13,50 poin atau 0,19% ke posisi 7.073,82 pada pukul 16.00 WIB. Hal itu karena oleh sikap pelaku pasar dipengaruhi isu sengketa Pilpres.
Buntut Sengketa Pilpres 2024 yang Memanas, IHSG Terus Mengalami Koreksi dalam Dua Pekan Terakhir

Buntut Sengketa Pilpres 2024 yang Memanas, IHSG Terus Mengalami Koreksi dalam Dua Pekan Terakhir

Salah satu faktor yang mempengaruhi anjloknya IHSG adalah adanya sentimen dari sidang Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilpres 2024 yang kian memanas.
Memuat Konten Berikutnya...

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT