News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasar Tunggu Gebrakan Menkeu Baru, IHSG Diprediksi Koreksi ke 7.630

Pasar modal wait and see kebijakan Menkeu baru. IHSG diprediksi koreksi ke level 7.630–7.650, investor cermati sentimen reshuffle dan faktor global.
Selasa, 9 September 2025 - 09:20 WIB
Ilustrasi - Pekerja melintasi layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com – Pasar modal Tanah Air diperkirakan bergerak lesu pada perdagangan Selasa (9/9/2025). Pelaku pasar disebut masih bersikap wait and see terhadap arah kebijakan para menteri baru hasil reshuffle kabinet Presiden Prabowo Subianto, terutama di sektor keuangan.

Analis Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan melanjutkan tren koreksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dalam jangka pendek, IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan dan menguji level support di 7.630–7.650,” jelas Ratna dalam riset harian di Jakarta, Selasa.

Efek Reshuffle dan Menteri Keuangan Baru

Salah satu sorotan utama pasar adalah penunjukan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani. Meski memiliki rekam jejak panjang di dunia ekonomi dan pemerintahan, pelaku pasar masih menanti kepastian arah kebijakan fiskal yang akan ditempuh.

“Pelaku pasar akan mencermati kebijakan pejabat baru, apakah sejalan dengan ekspektasi pasar dan memberi dampak positif terhadap ekonomi. Untuk saat ini, koreksi bisa saja hanya bersifat kepanikan sesaat,” lanjut Ratna.

Kekhawatiran investor muncul karena setiap pergantian pejabat di posisi strategis kerap menimbulkan ketidakpastian, terutama terkait arah APBN, defisit, hingga stimulus fiskal.

Faktor Domestik: Cadangan Devisa Turun

Selain faktor politik, data cadangan devisa juga menjadi perhatian. Cadangan devisa Indonesia per Agustus 2025 tercatat 150,7 miliar dolar AS, turun dari 152 miliar dolar AS di Juli. Penurunan ini dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri serta intervensi Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah fluktuasi global.

Meski masih cukup tinggi, pelemahan cadangan devisa memberi sinyal bahwa BI terus bekerja keras menghadapi tekanan eksternal, termasuk pergerakan mata uang global.

Faktor Global: Sinyal dari The Fed

Dari luar negeri, perhatian tertuju pada data ketenagakerjaan Amerika Serikat. Non-Farm Payrolls (NFP) Agustus 2025 hanya mencatat 22.000, jauh di bawah perkiraan 75.000.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data ini meningkatkan peluang The Federal Reserve (The Fed) memangkas suku bunga acuan dalam rapat FOMC 16–17 September 2025. Namun, di sisi lain juga menimbulkan kekhawatiran baru: potensi perlambatan ekonomi AS.

“Bagi pasar global, ekspektasi penurunan suku bunga adalah kabar baik. Tapi jika ekonomi AS benar-benar melambat, risiko resesi bisa memberi tekanan lebih luas,” jelas Ratna.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Kapten Jakarta Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar, menilai performa timnya saat mengalahkan Jakarta Garuda Jaya berjalan cukup optimal.
Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri mengirim 148 personel gabungan ke Provinsi Papua Tengah dalam rangka penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 
Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung kaget dengan adanya penampakan benda bercahaya misterius bak roket melintasi di atas langit saat malam hari di Provinsi Lampung. 
Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur, berpotensi meningkat pada 2026, seiring dengan kelanjutan pembangunan
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik

Trending

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT