Kasus ini terungkap ketika pihak sekolah mendapati perubahan perilaku dan fisik korban. Setelah dilakukan tes kesehatan pada Senin 17 November 2025, ternyata korban hamil.
Ketua Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Nawangan Pacitan, Jawa Timur yang ketahuan hamili istri orang hingga tujuh bulan usia kandungan akhirnya dipecat.
Dua pekan kasus perselingkuhan antara EL guru SD dengan RD yang diketahui sebagai Ketua Panwascam Nawangan hingga saat ini belum ada sanksi dari Bawaslu.
eorang ayah berinisial H (38) tega memperkosa anak tirinya berinisial KRH (16) hingga hamil 31 minggu. Pelaku mengaku melakukannya saat korban tertidur pulas.
Beberapa kasus pelecehan yang membuat geger seluruh Indonesia terjadi dalam ruang lingkup Pondok Pesantren. Berbagai pihak dibuat geram, faktanya pelaku dari pelecehan seksual terhadap para korban yang merupakan santri adalah guru pengajar hingga kiai di Pondok Pesantren.Â
Seorang pemuda berinisial MW (19) warga Bengkulu Utara ditangkap polisi lantaran melakukan tindak persetubuhan terhadap anak di bawah umur. Bahkan korban yang saat ini masih duduk di bangku salah satu SMA ini hamil hingga 8 bulan.
Nasib tragis dialami BU (12) anak dibawah umur yang menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh ayah sambungnya RA (33) hingga hamil dan melahirkan
Seorang pria WS (21) warga Desa Kalisari, Kec. Cilongok, Kab. Banyumas, diciduk polisi karena menghamili gadis 16 tahun. Pelaku mengaku menyetubuhinya 50 kali.
Bripka IS dilaporkan lantaran diduga telah melakukan perzinaan dan pelecehan seksual terhadap istri FP yakni IN (20), hingga menyebabkan istrinya hamil dua bulan.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.