Babak Belur bersama Ferrari Sepanjang Musim Lalu, Lewis Hamilton Dapat Dukungan dari Mantan Teknisinya
- Facebook/Scuderia Ferrari
tvOnenews.com - Lewis Hamilton mendapat dukungan kuat setelah melewati musim debut yang berat bersama Ferrari di F1 2025.
Pembelaan datang dari Jock Clear, mantan teknisi Hamilton saat masih membela Mercedes.
Clear menilai performa Hamilton perlu dilihat dengan konteks dan kesabaran jangka panjang.
- Facebook/Scuderia Ferrari
Musim 2025 menjadi periode terberat dalam karier sang juara dunia tujuh kali. Hamilton gagal meraih satu podium grand prix, sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Ia menutup musim di posisi keenam klasemen, jauh dari ekspektasi awal bersama Ferrari.
Situasi itu memicu kritik tajam dan spekulasi tentang masa depan Hamilton di F1. Namun Clear mengingatkan publik pada kisah Michael Schumacher bersama Ferrari.
"Saya mengingatkan orang-orang bahwa ketika Michael Schumacher pergi ke Ferrari, tim tersebut membutuhkan waktu lima tahun sebelum dia memenangkan apa pun," ujar Clear.
“Ini tidak terjadi dalam semalam, dan saya mengatakan kepada beberapa orang, kira-kira di pertengahan musim, saya tahu Lewis [Hamilton] benar-benar mengalami masa sulit tahun lalu dalam menghadapi betapa beratnya tantangan itu.” tambahnya.
- Reuters/Jakub Porzycki
Clear menegaskan Formula 1 adalah olahraga yang sangat kompleks dan menuntut adaptasi.
“Sungguh melegakan untuk mengingatkan orang-orang betapa sulitnya Formula 1. Jika Lewis datang dan langsung memenangkan kejuaraan kedelapan, itu agak merendahkan atau mengecilkan olahraga ini.” terang Clear.
Ia juga mencontohkan proses adaptasi pembalap lain yang tak instan dan Clear yakin Hamilton memahami situasi sulit tersebut.
“Lihatlah dia di akhir tahun. Itu tidak terjadi dalam semalam. Namun, kembali ke sorotan yang pernah diterima Ferrari. Jadi, dia hanya butuh waktu. Lewis tidak akan menyerah hanya karena tahun 2025 sulit.” ujar Clear.
“Dia memperkirakan ini akan sangat sulit. Hamilton akan kembali lebih kuat dan lebih gigih tahun depan.” pungkasnya.
(akg)
Load more