Godaan Naturalisasi Menggiurkan, Atlet Panjat Tebing Indonesia Tetap Setia ke NKRI
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, mengungkapkan bahwa banyak atlet panjat tebing Indonesia yang mendapat tawaran untuk memperkuat negara lain.
Yenny mengaku bersyukur karena hingga saat ini para atlet tersebut memilih untuk tetap setia membela Indonesia, meskipun tawaran yang datang dari luar negeri dinilai cukup menggiurkan.
“Atlet panjat tebing Indonesia dilirik oleh negara-negara lain, bahkan diminta untuk melakukan naturalisasi di negaranya untuk mewakili negara tersebut dan menjadi warga negara,” kata Yenny dalam keterangan resmi, Kamis (8/1/2026).
Meski demikian, Yenny tidak menutup kemungkinan adanya atlet senior yang pada masa mendatang memilih jalan berbeda seiring bertambahnya usia dan terbatasnya kesempatan berlaga di dalam negeri.
“Nah, sampai sekarang sih atlet kita masih setia pada NKRI, pada Indonesia, tapi ke depan ya atlet-atlet senior secara usia mungkin sudah tidak bisa lagi berlaga ya bisa saja (dinaturalisasi),” ujar Yenny.
Menurut Yenny, praktik naturalisasi merupakan hal yang wajar dan sah-sah saja dilakukan. Pasalnya, masa prima atlet panjat tebing terbilang singkat, sehingga karier di dalam negeri suatu saat bisa tidak lagi memungkinkan, terutama bagi atlet senior.
“Menurut saya ini bukan masalah patriotisme atau nasionalisme, tetapi juga dengan mereka berlaga di luar negeri ketika jalur karier di dalam negeri sudah tidak memungkinkan atau memang kompetisinya sangat ketat,” kata Yenny.
Kendati demikian, FPTI tetap menyiapkan proyeksi jangka panjang bagi para atlet agar tidak mudah tergoda oleh tawaran dari negara lain. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyiapkan jenjang karier pasca masa aktif bertanding.
Para atlet diarahkan untuk mengikuti pelatihan kepelatihan panjat tebing ketika memasuki usia senior menjelang pensiun. Selain itu, FPTI juga mendorong atlet untuk terus menempuh pendidikan formal.
Langkah tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi para atlet untuk berkarier sebagai aparatur sipil negara (ASN) di masa depan.
“Rata-rata anak panjat tebing itu pendidikannya juga kami utamakan. Begitu banyak dari mereka yang bahkan sudah menjadi master,” ungkap Yenny.
Yenny menilai cabang olahraga panjat tebing Indonesia saat ini tengah memasuki masa puncak, seiring keberhasilan regenerasi atlet. Hal itu tercermin dari prestasi tim Merah Putih yang keluar sebagai juara umum panjat tebing pada SEA Games Thailand 2025 dengan raihan empat medali emas dan dua medali perak.
Load more