News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apakah Pemula Benar-benar Perlu Raket Mahal untuk Main Padel? Begini Penjelasannya

apakah harga raket yang mahal bisa menjamin permainanmu di lapangan dan membuatmu langsung jago? Jawabannya, belum tentu. Berikut penjelasannya. 
Kamis, 1 Januari 2026 - 19:05 WIB
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Pexels.com/Sergio Contreras Arcos

tvOnenews.com - Demam padel tengah melanda banyak orang, khususnya orang-orang di kota-kota besar di Indonesia.

Saat baru pertama kali menginjakkan kaki di lapangan, hal pertama yang tertuju di mata adalah raket-raket keren dengan desain futuristik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Godaan untuk langsung membeli raket "spek dewa" yang digunakan para pemain pro World Padel Tour pun menjadi semakin besar.

Namun yang jadi pertanyaan adalah, apakah harga raket yang mahal bisa menjamin permainanmu di lapangan dan membuatmu langsung jago? Jawabannya, belum tentu. Berikut penjelasannya. 

Perbedaan raket entry-level dan high-end

Perbedaan harga antara raket entry-level di kisaran Rp800 ribu hingga Rp1,5 jutaan dengan raket high-end sekitar Rp4 juta hingga Rp6 jutaan, biasanya terletak pada materialnya.

Raket mahal umumnya menggunakan carbon fiber 3K, 12K, atau 18K yang sangat kaku dan ringan. Raket tersebut dirancang untuk memberikan tenaga ledak tinggi.

Sementara raket pemula biasanya berbahan fiberglass. Material tersebut lebih lentur, lebih berat, dan memiliki efek "membal" yang membantu bola meluncur lebih mudah, tanpa kamu harus mengeluarkan tenaga ekstra.

Jebakan raket "pro" untuk pemula

Banyak pemula mengira raket mahal akan mempermudah permainan. Padahal, raket pro memiliki sweet spot (titik pantul sempurna) yang sangat kecil dan terletak di bagian atas.

Jika teknik pukulanmu belum konsisten, bola justru akan sering mati atau tidak memantul dengan benar.

Sebaliknya, raket pemula biasanya berbentuk round atau bulat. Bentuk ini memiliki sweet spot yang luas di bagian tengah.

Artinya, meskipun pukulanmu sedikit meleset, bola tetap akan menyeberangi net dengan stabil.

Kapan harus upgrade raket?

Jika kamu baru bermain 1-2 kali seminggu, raket mahal hanya akan menjadi pajangan yang sia-sia.

Bijaknya, saat fase 0-3 bulan, kamu bisa menggunakan raket sewa atau beli raket entry-level berbahan fiberglass. Fokuslah pada cara memukul dan koordinasi dengan dinding kaca.

Selanjutnya pada fase 6 bulan atau lebih, saat kontrol bolamu sudah stabil dan kamu mulai menginginkan tenaga lebih, barulah beralih ke raket hybrid atau karbon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kesimpulannya, bagi pemula, kenyamanan lebih penting daripada harga. Sebab, raket mahal tidak akan memperbaiki teknik yang salah.

Namun, raket yang tepat akan membuatmu "jatuh cinta" pada olahraga ini, tanpa harus mengalami cedera lengan karena raket yang terlalu kaku. (ism)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer: Camavinga Tak Tertarik Tinggalkan Real Madrid Meski Diminati Liverpool dan MU

Bursa Transfer: Camavinga Tak Tertarik Tinggalkan Real Madrid Meski Diminati Liverpool dan MU

Eduardo Camavinga menjadi sorotan bursa transfer setelah dikaitkan dengan Liverpool dan Manchester United, ternyata lebih memilih tetap bertahan di Read Madrid.
Lokasi Terbaru SIM Keliling di Kota Tangerang Pada Jumat 2 Januari 2026

Lokasi Terbaru SIM Keliling di Kota Tangerang Pada Jumat 2 Januari 2026

Sat Lantas Polres Metro Tangerang Kota merilis jadwal pelayanan dan lokasi SIM Keliling pada Jumat (2/1/2026).
Lokasi Terkini SIM Keliling di Kota Tangsel Pada Jumat 2 Januari 2026

Lokasi Terkini SIM Keliling di Kota Tangsel Pada Jumat 2 Januari 2026

Sat Lantas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) merilis jadwal pelayanan dan lokasi SIM Keliling pada Jumat (2/1/2026).
Wisatawan Puncak Harap Catat, Ini Prediksi Puncak Arus Balik Momen Nataru

Wisatawan Puncak Harap Catat, Ini Prediksi Puncak Arus Balik Momen Nataru

Kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menjadi sasaran masyarakat dalam menghabiskna Waktu berlibur saat momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Pasukan Oranye Jakarta Gercep Bersihkan Sampah Bekas Malam Tahun Baru Sebelum Jam 5 Pagi

Pasukan Oranye Jakarta Gercep Bersihkan Sampah Bekas Malam Tahun Baru Sebelum Jam 5 Pagi

Pasukan oranye Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta langsung turun ke sejumlah titik usai perayaan malam Tahun Baru 2026 di Kawasan ibu kota.
Baru Hari Pertama di 2026, Manchester United Sudah Lakukan Aktivitas di Bursa Transfer Pemain 

Baru Hari Pertama di 2026, Manchester United Sudah Lakukan Aktivitas di Bursa Transfer Pemain 

Marcus Hojlund dipinjamkan Manchester United ke Napoli. Namun performa memikat membuat Il Partenopei tertarik untuk mendatangkannya secara kepemilikan penuh.

Trending

Baru Hari Pertama di 2026, Manchester United Sudah Lakukan Aktivitas di Bursa Transfer Pemain 

Baru Hari Pertama di 2026, Manchester United Sudah Lakukan Aktivitas di Bursa Transfer Pemain 

Marcus Hojlund dipinjamkan Manchester United ke Napoli. Namun performa memikat membuat Il Partenopei tertarik untuk mendatangkannya secara kepemilikan penuh.
Liverpool vs Leeds United, Cody Gakpo Berpeluang Samai Rekor Legenda The Reds

Liverpool vs Leeds United, Cody Gakpo Berpeluang Samai Rekor Legenda The Reds

Cody Gakpo berpeluang mencetak sejarah bersama Liverpool saat menghadapi Leeds United di Anfield dengan peluang menyamai rekor legenda klub, Ian Rush. (2/1).
Bukan Sekadar Bertani: Cara Usaha Mikro Menopang Ketahanan Pangan Dimulai dari Usaha Kecil dan Komunitas Lokal

Bukan Sekadar Bertani: Cara Usaha Mikro Menopang Ketahanan Pangan Dimulai dari Usaha Kecil dan Komunitas Lokal

Di banyak negara maju, usaha mikro dan petani kecil justru diposisikan sebagai fondasi penting dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Jepang, misalnya, lewat
Kasus Kematian Siswa SMPN 19 Kota Tangsel Nyaris Tak Terungkap, Ini Fakta Terbaru yang Disampaikan Polisi

Kasus Kematian Siswa SMPN 19 Kota Tangsel Nyaris Tak Terungkap, Ini Fakta Terbaru yang Disampaikan Polisi

Seorang siswa SMPN 19 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berinisial MH (13) dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (16/11/2025) usai diduga menjadi korban aksi bullying oleh teman sekelasnya.
Akhirnya! Purbaya Beri Kabar Terbaru Soal Kenaikan Gaji PNS 2026

Akhirnya! Purbaya Beri Kabar Terbaru Soal Kenaikan Gaji PNS 2026

Persoalan kenaikan gaji ASN sendiri menjadi salah satu pokok bahasan dalam pertemuannya dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB)
3 Pemain Timnas Indonesia yang Terancam Tersingkir di Era John Herdman

3 Pemain Timnas Indonesia yang Terancam Tersingkir di Era John Herdman

Simak 3 pemain Timnas Indonesia yang berpotensi tersingkir di era John Herdman akibat tuntutan fisik, menit bermain, dan persaingan ketat.
Sindiran Menohok Media Vietnam, Sebut 2025 sebagai Tahun Terburuk Timnas Indonesia: Memalukan

Sindiran Menohok Media Vietnam, Sebut 2025 sebagai Tahun Terburuk Timnas Indonesia: Memalukan

Media Vietnam melontarkan sindiran pedas terhadap Timnas Indonesia sampai sebut tahun 2025 disebut sebagai periode terburuk Skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT