Aceh tamiang, tvOnenews.com - Presiden prabowo Subianto meninjau langsung pembangunan Hunian sementara ( Huntara) bagi warga korban banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Kunjungan dilakukan ke salah satu lokasi huntara tahap pertama yang progres pembangunannya hampir rampung.
Presiden Prabowo tiba di kawasan huntara yang berlokasi di Kecamatan Karang Baru, didampingi Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) serta sejumlah pejabat terkait. Dalam peninjauan tersebut, Presiden melihat langsung kondisi unit huntara yang direncanakan mulai dihuni warga pada awal Januari 2026.
Pada tahap pertama, sebanyak 210 unit hunian sementara telah dibangun di atas lahan seluas 5,85 hektare. Secara keseluruhan, di lokasi tersebut ditargetkan berdiri 600 unit huntara yang diperuntukkan bagi warga terdampak bencana, khususnya mereka yang rumahnya rusak berat, hilang, atau harus direlokasi.
Setiap unit huntara memiliki ukuran sekitar 20 x 25 meter dan dirancang dapat dihuni minimal empat jiwa. Hunian ini telah dilengkapi dengan fasilitas dasar, seperti tempat tidur, instalasi listrik, penerangan, kipas angin, serta akses WiFi. Selain itu, kawasan huntara juga dilengkapi toilet bersama, 14 dapur umum, musala, serta taman bermain anak.
Pemerintah daerah menargetkan pembangunan huntara tahap pertama rampung dalam waktu 8 hingga 9 hari, sementara seluruh pembangunan huntara direncanakan selesai bertahap dalam waktu sekitar tiga bulan ke depan. Proses pembangunan dilakukan secara nonstop selama 24 jam dengan melibatkan ribuan pekerja.
Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, bencana banjir bandang dan tanah longsor telah berdampak pada lebih dari 200 desa di 12 kecamatan, dengan jumlah warga terdampak mencapai sekitar 37 ribu kepala keluarga. Saat ini, lebih dari 100 ribu jiwa masih mengungsi di sekitar 300 titik pengungsian.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang telah mengajukan permohonan kepada pemerintah pusat untuk pembangunan hunian sementara dan hunian tetap bagi warga terdampak. Selain huntara, pemerintah juga akan memberikan santunan renovasi rumah bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan ringan hingga sedang.
Kunjungan ke Aceh Tamiang ini melanjutkan rangkaian peninjauan Presiden Prabowo ke wilayah terdampak bencana di Sumatra. Sebelumnya, Presiden menghabiskan malam pergantian tahun bersama warga pengungsi di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, sebagai bentuk empati dan dukungan moral kepada korban bencana.
Hingga saat ini, Presiden Prabowo masih berada di lokasi untuk memantau langsung perkembangan pembangunan huntara dan dijadwalkan memberikan keterangan pers kepada awak media.