News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Cuma Megawati Hangestri, Kisah Ajaib Arimbi Syifana: Dari Latihan di Gang Rumah Sampai Starter Livoli 2025

Kerap disebut bocil di dunia voli, Arimbi Syifana sukses menarik perhatian publik, lewat aksinya yang memukau di Livoli 2025. Pemain belia berusia 13 tahun yang sukses 
Selasa, 11 November 2025 - 18:06 WIB
Arimbi Syifana
Sumber :
  • Instagram Awrimbi

Selain itu, pemain Livoli tetap tunduk pada peraturan teknis Federasi Bola Voli Dunia (FIVB): enam pemain inti di lapangan, sistem rally point hingga 25 poin, dan tidak boleh menggunakan pemain asing. 

Karena itu, setiap pemain muda yang bisa menembus kompetisi ini menandakan kualitas pembinaan yang serius dari klub asalnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rajawali O2C sendiri dikenal sebagai klub yang konsisten memberi ruang bagi pemain muda. Dalam Final Four Livoli Divisi Utama 2025 di Magetan, tim ini menurunkan mayoritas pemain berusia di bawah 20 tahun karena beberapa pemain senior tengah cedera. Di sinilah nama Arimbi muncul sebagai bintang baru yang mencuri perhatian.

Disorot Pelatih Timnas: Pemain Fantastik, Masih 13 Tahun!

Keberanian Rajawali O2C menurunkan pemain belia justru membuahkan sorotan nasional. Pelatih Timnas Voli Putri U21, Marcos Sugiyama, bahkan datang langsung ke Magetan untuk menonton babak Final Four Livoli Divisi Utama 2025. 

Dalam wawancara dengan Moji Sports pada Rabu (15/10), ia mengakui sedang memantau beberapa pemain yang berpotensi memperkuat timnas.

“Saya pergi ke Magetan dan melihat satu pemain yang menarik perhatian saya. Adalah Arimbi nomor 24, masih 13 tahun,” ujarnya. 

“Saya coba memerhatikannya dan menaruh perhatian banyak. Siapa tahu? Kalau saya membawa dia ke Timnas senior,” tambahnya.

Bagi pelatih sekaliber Marcos, yang pernah menangani pemain profesional di Jepang, menyebut nama seorang remaja di kompetisi sebesar Livoli tentu bukan hal biasa. Artinya, kemampuan Arimbi sudah berada di level yang layak diperhitungkan.

Dalam pertandingan melawan PBV TNI AU, Arimbi tampil penuh percaya diri meski sempat gugup. “Tentunya seneng, ada juga rasa gugup sedikit karena lawannya lebih senior,” katanya usai laga live di Vidio. 

Megawati Hangestri saat memperkuat Timnas Voli Putri Indonesia
Megawati Hangestri saat memperkuat Timnas Voli Putri Indonesia
Sumber :
  • Instagram @megawatihangestrip

 

Ia mengaku tak menyangka kalau latihan bareng senior beberapa bulan lalu ternyata bagian dari proses seleksi Livoli.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pertamanya tiba-tiba waktu latihan disuruh latihan bareng kakak-kakak, ternyata itu lagi seleksi,” kenangnya. 

Posisinya sebagai opposite posisi yang dituntut tajam dalam mencetak poin membuatnya berhadapan langsung dengan para bintang seperti Megawati Hangestri Pertiwi, idolanya sendiri. “Kak Megawati, karena mainnya bagus banget,” jawab Arimbi sambil tersenyum.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT