Zikir setelah Shalat Tahajud Versi Ustaz Adi Hidayat, Baca Doa Nabi Yunus Rahasia Hajat Dikabulkan
- Freepik
Jakarta, tvOnenews.com - Shalat Tahajud dikenal sebagai ibadah sunnah malam terbaik. Keistimewaan ibadah sunnah ini mendapat tempat utama setelah shalat Fardhu'.
Keutamaan dari shalat Tahajud menjadi penjelasan dalam Surat Al-Isra Ayat 79. Dalam tafsirnya, ada keistimewaan dari ibadah sunnah ini karena dikerjakan di waktu sepertiga malam.
Selain itu, waktu sepertiga malam terakhir sebagai momentum tepat segala hajat dikabulkan. Cara mudah hajat dikabulkan dengan mengisi amalan zikir dan doa setelah shalat Tahajud.
Dalam ceramahnya, Ustaz Adi Hidayat memberikan versi amalan zikir setelah shalat Tahajud. Bacaan zikir yang dimaksud ialah Doa Nabi Yunus AS.
"Memang ada ayat memberikan inspirasi bagi kita. Aplikasikan di kehidupan kita. Kemudian, ini juga termasuk saat ingin berinteraksi dengan Al-Quran," kata Ustaz Adi Hidayat dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Adi Hidayat Official, Minggu (11/1/2026).
Keistimewaan Doa Nabi Yunus Mengabulkan Hajat
- Getty Images
Ustaz Adi Hidayat mengatakan, Doa Nabi Yunus AS masih tercatat dalam Ayat Suci Al-Quran. Amalan doa tersebut terletak dalam Surat Al-Anbiya Ayat 87 dan Ayat 88.
"Bacaan doa ini tercatat di Al-Quran. Kita bisa buka Surat Al-Anbiya Ayat 87 sampai 88. Amalan itu berangkat dari kisah Nabi Yunus AS," terangnya.
Dilansir dari Quran Kemenag RI, berikut bacaan Doa Nabi Yunus AS, Allah SWT berfirman:
لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ ۚ
Bacaan Latin: Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minaz-zaalimiin.
Artinya: "Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau. Sesungguhnya, aku termasuk orang-orang zalim." (QS. Al-Anbiya, 21:87).
Lalu, Allah SWT menjawab melalui Surat Al-Anbiya Ayat 88. Ayat ini sebagai lanjutan dari bacaan Doa Nabi Yunus AS, Allah SWT berfirman:
فَاسْتَجَبْنَا لَهٗۙ وَنَجَّيْنٰهُ مِنَ الْغَمِّۗ وَكَذٰلِكَ نُـْۨجِى الْمُؤْمِنِيْنَ
Bacaan Latin: Fastajabnaa lahuu wa najjainaahu minal-gamm, wa kazaalika nunjil-mu'miniin.
Artinya: "Kami lalu mengabulkannya (hajat) dan Kami menyelamatkannya dari kedukaan. Demikian, Kami menyelamatkan orang-orang mukmin." (QS. Al-Anbiya, 21:88).
- Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official
UAH sapaan akrabnya mengatakan, Doa Nabi Yunus tidak hanya menjadi bacaan doa, tetapi mengarahkan agar umat Muslim berinteraksi dengan Al-Quran.
"Doa ini saat kita mau berusaha dan melakukan interaksi terhadap kebaikan, misalnya kayak kita ingin menghafal Al-Quran, ingin coba mengamalkan Al-Quran dengan baik," imbuhnya.
Ustaz Adi Hidayat coba menafsirkan makna Doa Nabi Yunus AS. Amalan ini memiliki keistimewaan mengarahkan hajat dikabulkan oleh Allah SWT.
"Kita coba mau mendapat kesuksesan dari pekerjaan. Mungkin kita coba mengatasi berbagai gangguan di kehidupan. (Doa Nabi Yunus) masuk semuanya," ucapnya.
Merujuk dari buku Dahsyatnya Doa Para Nabi karya Syamsuddin Noor diterbitkan pada tahun 2008, Imam Muslim dan Imam Bukhari meriwayatkan hadis dari Ibnu Abbas RA terkait keistimewaan Doa Nabi Yunus AS.
Melalui hadis riwayat ini, Doa Nabi Yunus AS menjadi andalan Rasulullah SAW saat merasa sedih, begini bunyinya:
لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ اللَّهُ الْعَظِيْمُ الْحَلِيْمُ، لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ اللَّهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ، لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ اللَّهُ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَرَبُّ اْلأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيْمِ
Bacaan Latin: Laailaaha illallaahul 'azhiimil haliim, laa ilaaha illallaahuu rabbul 'arsyil 'azhiim, laa ilaaha illallaahu rabbus samaawaati wa rabbul ardhi wa rabbul 'arsyil kariim.
Artinya: "Tidak ada Tuhan yang wajib disembah selain Allah, Tuhan yang Maha Agung lagi Maha Santun, tiada Tuhan yang wajib disembah selain Allah, Tuhan yang menguasai Arsy yang agung, Tiada Tuhan yang wajib disembah selain Allah, yang menguasai langit dan bumi dan menguasai Arsy yang agung." (HR. Bukhari & Muslim).
Ustaz Adi Hidayat menjelaskan rincian tafsir dari Surat Al-Anbiya Ayat 87. Ia mengupas dari kalimat "Lailahaillallah" memiliki makna kandungan yang dahsyat.
"Dasarnya semua kehidupan dari kalimat ini, kita tercipta. Dari kalimat tersebut, kita diminta selalu beribadah," terangnya.
Kalimat tersebut juga memiliki ciri bagaimana orang mukmin berjuang termasuk golongan orang beriman di jalan Allah SWT. Bacaan doa ini menyadarkan betapa pentingnya masuk surga.
"Kita hadir di sini itu hidup di dunia, ya untuk Lailahaillallah. Bahkan, orang berjuang jihad fisabilillah sampai wafat, juga karena Lailahaillallah. Kalau ada yang bisa mengucapkan Lailahaillallah di momen sakaratul maut atau akhir hidupnya, Nabi Muhammad SAW menjamin (umatnya) masuk suruga," paparnya.
Ustaz Adi Hidayat kemudian merincikan kalimat "Subahanaka". Kalimat ini berangkat dari kata "Subahanallah".
"Kita mengucap Subhanallah, 'Ya Allah aku meyakini enggak ada Tuhan selain Engkau, nggak ada lagi sifa-sifat kecuali apa telah ditetapkan Engkau. Aku memohon ampunilah aku Ya Allah'," tuturnya.
Ustaz Adi Hidayat coba menafsirkan kalimat terakhir dari bacaan Doa Nabi Yunus AS. Kalimat "Innikuntu Minaz-zalimin" sebagai bentuk penyesalan atas kesalahannya kepada Allah SWT.
"Selama ini aku salah, aku mengatakan Tuhan hanya Engkau, tapi aku kadang dipermudah dunia, aku mengikuti sesembahan di dunia, aku salah ya Allah," lanjutnya.
Doa Nabi Yunus AS memiliki nama sebagai "Al Kurb". Amalan ini sebagai doa kesusahan atau doa kesedihan. Allah SWT akan mengabulkan hingga memberikan balasan yang lebih dari apa hajat hamba-Nya.
Merujuk dari Quran Kemenag RI, sejarah doa ini berangkat dari kisah Nabi Yunus AS. Kala itu, beliau harus dilemparkan ke laut.
Nabi Yunus saat itu menaiki perahu yang memiliki beban lebih. Hal ini terjadi ketika beliau sedang pergi meninggalkan kaumnya dengan kondisi marah dan tidak sabar.
Sayangnya perahu ditumpangi memiliki kendala. Ia pun masuk undian ketiga kalinya, sehingga harus mengalah dilemparkan ke laut berujung ditelan seekor ikan paus.
Di dalam perut ikan paus, Nabi Yunus terus berdoa selama 40 hari 40 malam. Bacaan doa tersebut diabadikan dalam Surat Al-Anbiya Ayat 87, yang menunjukkan kepasrahan kepada Allah SWT.
Dari sejarah Nabi Yunus di dalam perut ikan paus, Ustaz Adi Hidayat menyarankan Doa Nabi Yunus AS dibaca sebanyak 40 kali, baik dalam kondisi apa pun maupun sebagai bacaan zikir setelah shalat Tahajud.
"Bangunlah di malam mari untuk Tahajud. Setelah itu, Istighfar dan amalkan zikir ini, tapi bukan sekadar dibaca, namun maknanya juga harus dipahami," pesan Ustaz Adi Hidayat.
(hap)
Load more