Teks Khutbah Jumat 5 September 2025 Singkat Padat: Maulid Nabi, Momen Banyak Arti dan Pelajaran Hidup
- Pexels/Mohamad Tamer
tvOnenews.com - Teks khutbah Jumat ini mengambil tema “Maulid Nabi, Momen Banyak Arti dan Pelajaran Hidup”.
Bulan Rabiul Awal yang sedang kita jalani merupakan bulan penuh sejarah penting dalam Islam, terutama kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Peringatan Maulid Nabi SAW bukan hanya tradisi seremonial, melainkan kesempatan untuk meneladani akhlak, perjuangan, dan keteladanan beliau.

- Freepik/freepik
Melalui momen ini, umat Islam diingatkan agar semakin cinta kepada Rasulullah SAW, semakin giat mengamalkan sunnahnya, dan menjadikannya sebagai pedoman hidup menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.
Berikut teks Khutbah Jumat tema Maulid Nabi dilansir dari pabrikjammasjid.com.
Khutbah Pertama
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنَّ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا وَرَسُوْلِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى ا للهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمْ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيراً وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَتَسَاءَلُونَ بِهِ وَالأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيباً
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا ، يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا
أَمَّا بَعْدُ

- Pexels/David McEachan
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
Marilah kita senantiasa memuji Allah Subhanahu wa Ta’ala atas segala nikmat-Nya, terutama nikmat iman dan Islam. Kedua nikmat inilah yang menjadi sumber kebahagiaan manusia di dunia dan akhirat, selama dijalankan sesuai Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah SAW.
Kita juga diingatkan setiap Jumat agar meningkatkan takwa, sebab sebaik-baik bekal menuju Allah adalah takwa.
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
Saat ini kita memasuki bulan Rabiul Awal, bulan penuh sejarah. Di bulan ini Nabi SAW lahir, berhijrah, dan wafat. Namun, yang paling sering diperingati adalah kelahirannya. Maulid Nabi SAW bukan sekadar perayaan, tetapi momen penuh makna yang harus kita renungkan.
Pelajaran dari Maulid Nabi Muhammad SAW
- Terkabulnya doa Nabi Ibrahim ‘alaihis salam.
- Allah mengabulkan doa beliau dengan mengutus Nabi Muhammad SAW sebagaimana dalam Al-Baqarah: 129:
رَبَّنَا وَابْعَثْ فِيْهِمْ رَسُوْلًا مِّنْهُمْ يَتْلُوْا عَلَيْهِمْ اٰيٰتِكَ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتٰبَ وَالْحِكْمَةَ وَيُزَكِّيْهِمْۗ اِنَّكَ اَنْتَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُࣖ
Artinya: Ya Tuhan kami, utuslah di antara mereka seorang rasul dari kalangan mereka, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat-Mu, mengajarkan kitab suci dan hikmah (sunah) kepada mereka, dan menyucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.
- Awal baru bagi umat manusia
- Kelahiran Nabi SAW mengakhiri penyembahan berhala dan membawa umat dari kegelapan menuju cahaya tauhid.
- Nasab yang mulia.
Rasulullah SAW berasal dari keturunan terbaik sebagaimana sabdanya:
إِنَّ اللهَ اصْطَفَىٰ كِنَانَةَ مِنْ وَلَدِ إِسْمَاعِيلَ... وَاصْطَفَانِي مِنْ بَنِي هَاشِمٍ
- Penjagaan Allah sejak kecil.
Sejak lahir hingga masa kanak-kanak, Allah menjaga Nabi SAW, termasuk melalui peristiwa pembersihan dada oleh Malaikat Jibril ‘alaihis salam yang menandakan persiapan kenabian.
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ...

- freepik.com
Khutbah Kedua
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ كَانَ بِعِبَادِهِ خَبِيْرًا بَصِيْرًا...
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى هَذَا النَّبِيِّ الْكَرِيْمِ...
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
Setiap Rabiul Awal, kaum Muslimin di Indonesia ramai memperingati Maulid Nabi SAW. Namun, jangan sampai peringatan ini berhenti hanya pada acara seremonial. Yang terpenting adalah meneladani sunnah dan akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Ironis bila kita rajin mengikuti peringatan Maulid Nabi SAW, tetapi gaya hidup masih jauh dari teladan beliau dan justru meniru budaya yang tidak sesuai dengan Islam.
Mari jadikan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum memperkuat cinta kepada Rasulullah, meningkatkan pengamalan sunnah, serta menata hidup sesuai tuntunan beliau demi keselamatan dunia dan akhirat.
(gwn)
Load more