News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Punya Skill Saja Tak Cukup untuk Jadi Pemain Timnas Indonesia, Indra Sjafri Bocorkan Kriteria yang Selama ini Dicari: Saya Melihat…

Indra Sjafri mengatakan dalam memilih pemain untuk mengisi daftar penggawa Timnas Indonesia bukan hanya dari skill saja. Ada faktor lain yang dipertimbangkan
Selasa, 29 April 2025 - 17:37 WIB
Mantan Pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Baru saja mengawali tahun 2025, suporter Timnas Indonesia sudah dikejutkan dengan PSSI yang melepas dua pelatih kesayangannya, salah satunya yaitu Indra Sjafri.

PSSI melepaskan jabatan Indra Sjafri sebagai pelatih Timnas Indonesia U-20. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah ia terlepas dari kursi kepelatihan Timnas Indonesia, kini Indra Sjafri kembali muncul untuk buka suara mengenai rahasia selama dirinya melatih skuad Garuda.

Indra Sjafri mengungkapkan dalam memilih pemain untuk mengisi daftar penggawa Timnas Indonesia bukan hanya dilihat dari skill saja. 

Melainkan ada faktor lain yang dipertimbangkan olehnya. 

Mantan Pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri
Mantan Pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri
Sumber :
  • PSSI

 

Seleksi Pemain Timnas Indonesia

Sejak awal Indra Sjafri menjadi pelatih Timnas Indonesia, ia memiliki kriteria tersendiri dalam memilih pemain untuk masuk dalam kualifikasinya.

“Saya memang melakukan perbedaan dalam merekrut pemain,” ungkap Indra Sjafri pada tayangan YouTube Al Bahjah TV.

Tidak hanya melihat skil, tetapi Indra juga melihat sisi spiritual pemain tersebut. Sebab, hal ini akan berkaitan dengan karakter moralnya.

“Satu, nilai-nilai spiritualnya saya lihat. Terus kalau mental kan psikolog saya melakukan psikotes, yang dilihat hanya karakter kinerjanya,” ujarnya. 

“Karakter moralnya jarang disampaikan ke kita. Padahal secara terus menerus karakter moral yang mensupport kenyamanan karakter kinerja kita,” sambungnya.

Pasalnya menurut Coach Indra, karakter moral akan sangat mempengaruhi karakter kinerjanya.

“Kita tidak akan bisa maksimal bekerja kalau karakter moral kita sudah terganggu,” katanya. 

Hasilnya, Indra Sjafri berhasil menanamkan nilai-nilai spiritual kepada para pemain baik di lapangan maupun luar lapangan.

Seperti selebrasi sujud syukur dan salim kepada orang yang lebih tua, termasuk wasit yang sedang memimpin pertandingan.

Mantan Pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri
Mantan Pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri
Sumber :
  • PSSI

 

Selebrasi Sujud Syukur

Indra Sjafri telah menerapkan selebrasi sujud syukur sejak dirinya melatih Timnas Indonesia U-19 pada ajang Piala AFF U-19 2013.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dimana ia melatih Evan Dimas dan kawan-kawan hingga selebrasi sujud syukur menjadi trend saat itu.

Menurutnya, setiap gol yang dicapai tim Garuda Muda terdapat sebuah keberkahan yang diberikan Allah SWT.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT