Tangisan Perpisahan: Inilah Amalan Terbaik di Malam Terakhir Ramadhan
- freepik
"Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api." (HR. Tirmidzi)
Memperbanyak Doa dan Munajat
Malam terakhir Ramadhan termasuk waktu mustajab untuk berdoa. Doa yang dipanjatkan dengan tulus dapat menjadi wasilah untuk memperoleh kebaikan dunia dan akhirat. Rasulullah SAW mengajarkan salah satu doa terbaik:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
"Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.
Artinya: Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.
Berdoalah agar Allah menerima seluruh amal ibadah selama Ramadhan dan mempertemukan kembali dengan bulan penuh berkah ini di tahun berikutnya.
Menjaga Hati dan Niat untuk Istiqomah
Setelah Ramadhan berlalu, tantangan sesungguhnya dimulai, yaitu menjaga kebiasaan ibadah agar tetap istiqomah. Malam terakhir bisa menjadi momen untuk merenungkan perjalanan spiritual selama Ramadhan dan bertekad untuk terus meningkatkan ibadah di bulan-bulan berikutnya.
Itulah pentingnya malam terakhir Ramadhan, saat penuh haru bagi setiap muslim yang mencintai bulan ini. Kesedihan akan perpisahan dengan Ramadhan seharusnya diiringi dengan kesungguhan dalam beribadah dan memohon ampunan Allah. Mari kita manfaatkan momen ini dengan memperbanyak ibadah, berdoa, dan berbuat kebajikan. Semoga Allah menerima semua amal ibadah kita dan memberikan kesempatan untuk bertemu kembali dengan Ramadhan di tahun mendatang. Aamiin.
Load more