tvOnenews.com - Ramadhan 1446 H/2025 M akan tiba sekitar 13 hari. Setiap Muslim tentu sedang bersiap-siap. Namun apakah boleh ibu hamil ikut puasa Ramadhan? Apakah sebaiknya tidak puasa dulu dan cukup membayar fidyah?
Lantas apakah berbahaya puasa bagi ibu hamil? Apakah ada tips agar ibu hamil bisa ikut puasa Ramadhan? Berikut saran dari dr Zaidul Akbar.
Dari video yang dilihat tvOnenews.com dari YouTube resmi miliknya, dr Zaidul Akbar mendapat pertanyaan seputar ibu hamil dan puasa Ramadhan. Lalu apakah aman ibu hamil ikut puasa di bulan Ramadhan?
Berbicara tentang hukum, dr Zaidul Akbar menjelaskan bahwa pada dasarnya ibu hamil memang mendapatkan keringanan untuk tidak ikut puasa Ramadhan.
"Setahu saya ibu hamil dapat rukhsah, setahu saya. Artinya, kalau ibu hamil setahu saya boleh tidak puasa," ujar dr Zaidul Akbar.
Maka dari itu, dr Zaidul Akbar menganjurkan agar mengambil keringanan tidak ikut puasa Ramadhan bagi ibu hamil.
"Saran saya, mendingan ambil rukhsahnya saja," saran dr Zaidul Akbar.
Akan tetapi jika memang ingin ikut puasa Ramadhan, dr Zaidul Akbar memberikan beberapa tips untuk ibu hamil.
"Tapi kalau memang pingin tetap berpuasa, sahur dan berbukanya Anda harus full loaded dengan protein dan karbohidrat kalau mau tetep puasa artinya, harus ada daging," ujar dr Zaidul Akbar.
"Dagingnya, saran saya lebih baik daging ikan. Karbonya dari mana, jangan lagi nasi putih, Anda ganti sama beras merah atau kentang atau jagung. Anda makan sayur seperti itu dan makan minyak dan 1-2 jenis produk dari madu," lanjutnya.
Dengan saran dari dr Zaidul Akbar tersebut, maka ibu hamil bisa ikut puasa Ramadhan dengan tetap menjaga nutrisi bagi janin.
(far/put)
Load more