News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Redup di Timnas Indonesia Usia Muda, Pemain Diaspora ini Ternyata Anak dari Sosok Bukan Sembarangan di Muhammadiyah

Pemain diaspora ini diam-diam berstatus anak dari tokoh yang berpengaruh di Muhammadiyah, walaupun kiprahnya di Timnas Indonesia level usia muda tidak bersinar.
Jumat, 7 Februari 2025 - 18:32 WIB
Amar Brkic saat mengikuti sesi latihan bersama Timnas Indonesia U-17
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Salah satu mantan pemain diaspora di Timnas Indonesia level usia muda memiliki asal-usul sebagai anak dari keturunan yang memiliki peran besar di Muhammadiyah.

Pemain diaspora kelahiran asal Frankfurt am Main, Jerman yang menjadi anak tokoh di Muhammadiyah itu pernah membela Timnas Indonesia U-17.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas, siapa pemain diaspora pernah memperkuat Timnas Indonesia U-17 yang berstatus anak dari tokoh ternama di Muhammadiyah?

Sosok anak dari tokoh Muhammadiyah itu adalah Amar Brkic sebagai mantan pemain diaspora di era pelatih Bima Sakti. Kala itu menjadi bagian di Timnas Indonesia U-17.

Amar Brkic sempat mendapat kesempatan untuk berlaga bersama Timnas Indonesia U-17 saat berkutat di Piala Dunia U-17 2023.

tvonenews

Amar Rayhan Brkic nama lengkapnya, tidak begitu mencatatkan kenangan indahnya di pertandingan pertama Garuda Asia.

Timnas U-17 saat itu kebetulan kontra Ekuador U-17. Tidak ada nama Amar Brkic menjadi kesebelasan pemain di laga tersebut.

Brkic hanya menikmati permainan teman-temannya dari bangku cadangan, walaupun anak asuh Bima Sakti tidak mencatatkan hasil sempurna dengan menorehkan skor 1-1.

Kiprah Brkic juga tidak menunjukkan keberuntungannya bersama Timnas Indonesia U-17. Bima Sakti kebetulan mengutarakan alasannya.

Alasan Brkic tidak memperkuat Garuda Asia, jajaran pelatih mengistirahatkannya akibat penyakit diare yang terus dialami olehnya.

Di Piala Dunia U-17 2023, Brkic terpaksa absen di setiap sesi latihan yang dijalankan oleh Bima Sakti dan jajarannya.

Saat Garuda Asia kontra Panama U-17, Brkic menjalani debutnya setelah mengganti peran Jehan Pahlevi. Lini tengah Timnas Indonesia U-17 seolah-olah mendadak sangat ngeri.

Mantan pemain diaspora Timnas Indonesia U-17, Amar Brkic (tengah)
Mantan pemain diaspora Timnas Indonesia U-17, Amar Brkic (tengah)
Sumber :
  • ANTARA/Aditya Pradana Putra

 

Brkic nahasnya jarang menyentuh si kulit bundar. Hal ini membuat hasil akhir Garuda Asia kontra Panama U-17 berakhir skor 1-1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah itu, Brkic tidak terlihat lagi menjadi bagian skuad Timnas Indonesia U-17, bahkan tak ada namanya di Garuda Asia kala berkiprah di Kualifikasi Piala Asia U-17 2025.

Meski begitu, Brkic tidak sekadar hanya menjadi pemain diaspora belaka yang pernah dapat kesempatan membela Garuda di level muda. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT