News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cicak Hewan Fasik dan Akan Sial Jika Kejatuhannya? Kata Ustaz Firanda Andirja Itu…

Cicak adalah salah satu hewan yang disebutkan dalam beberapa hadis. Salah satunya menyebut cicak hewan fasik. Lalu benarkah akan sial jika kejatuhannya? Ini penjelasan Ustaz Firanda Andirja.
Rabu, 8 Januari 2025 - 20:55 WIB
Cicak Hewan Fasik dan Akan Sial Jika Kejatuhannya? Kata Ustaz Firanda Andirja Itu…
Sumber :
  • kolase tim tvOnenews

tvOnenews.com - Cicak adalah salah satu hewan yang disebutkan dalam beberapa hadis. Salah satunya menyebutkan, kalau cicak jenis hewan yang diperbolehkan untuk dibunuh.

Hal ini karena cicak dianggap sebagai hewan yang dapat mengganggu manusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam hadis Muslim, hewan cicak termasuk dalam beberapa hewan yang membahayakan dan boleh dibunuh di tempat halal dan haram bersama dengan ular, burung gagak yang berwarna belang-belang, tikus, anjing yang suka menggigit dan burung Hudaya atau sejenis Rajawali.

Namun dalam hadis lain, cicak dikatakan hewan fasik karena meniupkan api yang membakar Nabi Ibrahim As. 

Dari Ummu Syarik radhiyallahu ‘anha, Rasulullah SAW bersabda,

إِنَّهُ كَانَ يَنْفُخُ عَلَى إِبْرَاهِيمَ عَلَيْهِ السَّلَامُ

“Sesungguhnya cicak itu meniupkan api pada (untuk membakar) Nabi Ibrahim ‘alaihissalam." (HR. Bukhari Muslim)

Oleh karena apa yang dilakukannya saat Nabi Ibrahim AS dibakar, cicak dikatakan sebagai hewan yang fasik.

Imam Nawawi dalam kitab Syarah Shahih Muslim menyebutkan kalau cicak merupakan hewan fasik yang memberikan dampak mudharat dan mengganggu manusia.

Selain itu, diriwayatkan oleh Al-Munawi dalam kitab Faidhul Qadir mengatakan, "Allah SWT memerintahkan untuk membunuh cicak memiliki sifat tercela, dimana dikisahkan ia meniup api yang membakar Nabi Ibrahim AS sehingga api tersebut semakin membesar".

Bahkan terkadang kehadiran seekor cicak dianggap sebagai pertanda akan datangnya kesialan yang akan menimpa dan juga pertanda buruk.

Hal ini pernah ditanyakan seorang jemaah dalam sebuah kajian bersama Ustaz Firanda Andirja.

Setelah mendapatkan pertanyaan dari salah satu jamaah yang bertanya terkait mitos yang mengatakan kalau kejatuhan cicak merupakan pertanda akan mendapat kesialan, dengan tegas Ustaz Firanda Andirja mengatakan kalau mempercayai hal hal tersebut merupakan termasuk ke dalam salah satu perbuatan syirik. 

"Kalau kita meyakini kejatuhan cicak itu pertanda sial, itu termasuk syirik ini syirik. Jadi jangan kaitkan dengan itu" kata Ustaz Firanda Andirja.

Ustaz Firanda Andirja juga menegaskan untuk jangan mengaitkan kejatuhan cicak dengan nasib sial atau pertanda buruk yang akan menimpa dan harus melawan perasaan sirik tersebut.

"Ini enggak boleh apa kejatuhan cicak merasa sial, nggak boleh nggak benar kalau ada perasaan itu lawan. Inilah kesyirikan harus kita lawan kalau sudah kebiasaan kita lawan" Ustaz Firanda Andirja.

Dalam Islam sendiri membunuh seekor cicak bukanlah karena dendam atas segala perbuatan hewan tersebut yam meniupi api yang membakar Nabi Ibrahim AS. 

Melainkan karena cicak merupakan salah satu hewan yang dianjurkan untuk dihabisi bukan hanya berdasarkan syariat Islam tetapi berdasarkan medis pun hewan yang kerap memakan makanan di meja ini sangat dianjurkan untuk dibunuh.

Hal ini karena ternyata cicak diketahui membawa bakteri yang bisa menyebabkan penyakit perut dan juga gangguan pencernaan. Karena kotoran cicak diketahui mengandung bakteri yang menyebabkan sakit perut.

Cicak juga ternyata dapat menjadi salah satu penyebab dari penyakit kusta. Penyakit yang biasanya menyerang kulit dan juga menyebabkan cacat. 

Diriwayatkan oleh Badruddin Al-aini dalam kitab Umadatul Qari dikatakan kalau cicak dapat menyebabkan penyakit tuli dan juga kusta.

Maka diri itulah mengapa umat muslim dianjurkan untuk membunuh seekor cicak, karena hal tersebut merupakan sunnah bahkan Nabi menjelaskan jika mengamalkan anjurannya akan mendapatkan pahala.

Wallahu’alam bishawab

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

(akg/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT