News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Kiper Legenda Korea Selatan Lee Woon-jae, Sahabat Shin Tae-yong Akui Hidupnya Damai sejak Putuskan Mualaf

Kiper legenda Timnas Korea Selatan, Lee Woon-jae sebagai sahabat pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong yang putuskan mualaf dan masuk agama Islam pada 2004.
Rabu, 6 November 2024 - 16:31 WIB
Sahabat pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong, Lee Woon-jae sebagai kiper legenda Korea Selatan yang mualaf
Sumber :
  • Kolase X/@KORFootballNews & AFC

tvOnenews.com - Kiper legenda Timnas Korea Selatan, Lee Woon-jae menjadi salah satu sahabat pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong yang memutuskan mualaf.

Sebagai rekan Shin Tae-yong yang mualaf, Lee Woon-jae mempunyai perjalanan kisah mualaf sampai menemukan hidayah memeluk agama Islam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sahabat Shin Tae-yong itu berhasil menyabet sebagai pemain terbaik dari Timnas Korea Selatan pada masanya.

Kiprahnya bersama Korea Selatan, Lee Woon-jae telah unjuk gigi di beberapa ajang Piala Dunia.

Lee Woon-jae menampilkan permainan terbaiknya sebagai kiper Korea Selatan pada ajang Piala Dunia 1994, 2002, 2006 dan 2010.

tvonenews

Namun, ia pernah menunjukkan masa emasnya saat bermain di Piala Dunia 2002. Sahabat pelatih Timnas Indonesia itu telah mengemas tujuh pertandingan pada ajang bergengsi bertaraf internasional tersebut.

Kekuatannya menjaga gawang Taeguk Warriors mampu membawa negaranya finish pada posisi ke-4 pada Piala Dunia 2002. Taeguk Warriors hanya ditekuk oleh Jerman saat dilatih oleh Guus Hiddink.

Penampilan apiknya mampu menepis sejumlah pemain yang tersohor. Salah satunya tendangan penalti legenda Real Betis dan Spanyol, Joaquin Sanchez berhasil ditepis oleh Lee.

Saat itu, Korea Selatan juga menjadi tuan rumah bersama Jepang di Piala Dunia 2002. Bersama Korea Selatan, ia pun mendapat julukan, yakni "Spider Hand".

Selain Piala Dunia, ia berhasil menyabet kiper Asia yang masuk nominasi Penjaga Gawang Terbaik Dunia IFFHS periode abad ke-21. Masa kejayaannya pun terbuktikan sejak 2001-2011.

Lee Woon-jae juga menjadi pemain seangkatan dengan Shin Tae-yong. Namun demikian, STY sapaan akrabnya lebih dulu memperkuat Korea Selatan daripada sahabatnya.

Lee Woon-jae memulai kariernya membela Korea Selatan dua tahun setelah Shin Tae-yong. Tetapi, kiprahnya lebih cemerlang daripada pelatih Timnas Indonesia.

Berdasarkan data Transfermarkt, Lee telah membukukan 131 penampilan untuk Taeguk Warriors. Sedangkan, Shin Tae-yong hanya menorehkan 23 pertandingan.

Kiper legenda Timnas Korea Selatan, Lee Woon-jae sebagai sahabat Shin Tae-yong
Kiper legenda Timnas Korea Selatan, Lee Woon-jae sebagai sahabat Shin Tae-yong
Sumber :
  • X/@theafcdotcom

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Ia juga mempunyai catatan kiprah terbaik selain Piala Dunia. Kiper legendaris itu sukses membuat Korea Selatan sabet peringkat ketiga Piala Asia 2007.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT