GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Syekh Muhammad Jaber Bagikan Cara Didik Anak Agar Tidak Bohong

Syekh Muhammad Jaber jelaskan cara didik anak agar tidak suka bohong. Kata adik kandung dari Syekh Ali Jaber ini, ada kunci dalam didik anak agar tidak bohong.
Selasa, 23 Juli 2024 - 13:03 WIB
Syekh Muhammad Jaber Bagikan Cara Didik Anak Agar Tidak Bohong
Sumber :
  • dok tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Syekh Muhammad Jaber jelaskan cara mendidik anak agar tidak suka bohong.

Kata adik kandung dari Syekh Ali Jaber ini, ada kunci dalam mendidik anak agar tidak berbohong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas bagaimanakah cara mendidik anak agar tidak bohong?

Berikut penjelasan Syekh Muhammad Jaber yang dilansir tvOnenews.com pada Selasa (23/7/2023) dari program religi tvOne.

“Kadang-kadang kakek nenek lebih sayang, sementara orang tua mau anak lebih baik lagi,” katanya. 

Melihat kondisi seperti itu, maka saran Syekh Muhammad Jaber, usahakan tidak menunjukkan sikap berlebih di depan orang.

“Usahakan ketika kita mau marah mau didik sesuatu jangan di hadapan orang tua,” jelasnya.

Kemudian Syekh Muhammad Jaber memberi contoh misalnya tiba-tiba seorang anak ingin meminta sesuatu, nenek atau kakek langsung berikan.

“Orang tua berbicara kepada nenek atau kakeknya menjelaskan di belakang,” ujar Syekh Muhammad Jaber.

“Bilang sama orang tua ya Ibu tolong bantu kami dengan cara lembut dengan bahasa yang lembut,” sambungnya.

Maka saran Syekh Muhammad Jaber, usahakan jangan sampai sang anak mendengar atau melihat.

“Sampaikan bisa duduk tetapi bukan di depan anak. Bisa duduk sama orang tua dia di waktu khusus,” jelasnya.

Kemudian Syekh Muhammad Jaber menyarankan agar orang tua mengatakan kepada kakek nenek dengan kalimat seperti ini.

“Mohon maaf Ayah mohon maaf Ibu saya Saya ingin anak saya menjadi mandiri, Saya ingin anak saya tahu permasalahannya,” sarannya.

Kemudian Syekh Muhammad Jaber kemudian menegaskan pentingnya kerja sama antara kakek nenek dan orang tua.

“Tolong ya tolong kerjasama lah,” harapnya.

“Katakan, tolong bantu kami lah bantu kami,” lanjut Syekh Muhammad Jaber.

Syekh Muhammad Jaber menjelaskan, jika ada perilaku anak yang salah maka bisa disampaikan.

Namun tolong jangan pernah di depan orang.

“Jangan marah di depan, bisa nanti ketika di kamar tidur bisa sendiri sampaikan,” jelasnya.

Kemudian Syekh Muhammad Jaber mengingatkan bahwa jika kita melihat ada yang salah dengan perilaku anak kita, meski ia masih kecil, tolong jangan dibiarkan.

“Kalau ada sesuatu yang terjadi jangan biarin. Tolong bapak ibu kalau ada sesuatu jangan biarin usahakan nanti sampaikan dengan cara lembut,” jelasnya.

Kemudian ada kalimat yang dianjurkan Syekh Muhammad Jaber.

“Itu salah sebenarnya Ibu nggak marah samanya sama anak tapi itu perilaku salah itu tidak baik.Kami inginkan kamu untuk menjadi lebih baik,” sarannya.

“Itu saja. Kita berusaha pelan-pelan tapi intinya usahakan jangan sering di depan ya orang tuanya, di depan kakek, jangan,” katanya menambahkan.

Kemudian Syekh Muhammad Jaber meminta setiap orang tua selalu berdoa untuk anaknya.

“Selalu berdoa ini saya mohon. Saya berulang-ulang selalu berdoa untuk anak,” jelasnya.

InsyaAllah jika caranya seperti itu, Syekh Muhammad Jaber bilang anak bisa menerima.

Namun Syekh Muhammad Jaber mengingatkan, tidak setiap hari dan setiap kesalahan anak harus ditekan.

“Jangan setiap hari setiap kesalahan maksud saya ditekan,” katanya.

“Betul kadang kita tidak membiarkan supaya tidak nambah lagi. Tapi misal kalau khususnya masih anak itu masih 4 tahun 5 tahun 6 tahun dan lain sebagainya Itu belum belum sadar dia belum balik,” sambungnya.

Jangan sampai anak hanya nurut ketika ada orang tuanya saja.

“Kata ahli Tarbiyah kalau misal anak saya melakukan hal orang tua tahu seakan-akan nggak tahu, seakan-akan kami lihat, nanti dia malah nambah lagi nambah lagi,” jelasnya.

“Mohon maaf jika anak berbohong, kalau bisa jangan setiap kali bilang jangan bohong jangan bohong jangan bohong walaupun itu sifat yang jelek berbohong tapi jangan seperti itu nanti malah dia jaga terus,” sambung Syekh Muhammad Jaber menambahkan.

Syekh Muhammad Jaber kemudian menyarankan agar orang tua pura-pura tak melihat.

“Biarkan seakan-akan orang tuanya tidak melihat kadang-kadang bukan terus-terusan. Kadang-kadang kita tidak membiarkan kadang-kadang membiarkan,” saran Syekh Muhammad Jaber.

Hal itu kata Syekh Muhammad Jaber bertujuan, meski tidak ada orang tuanya, sifat anak tetap terjaga baik.

Karena jika tidak, anak hanya berlaku baik jika di depan orang tua saja. 

“Sebenarnya tahu tapi biarkan saja supaya apa? sifatnya dia tidak jaga atau bisa besok dia melakukan sifat yang sama. Bukan hanya di depan orang tua karena takut dia dimarahin sama orang tua ,” jelasnya.

Inti dari semua yang disampaikan, Syekh Muhammad Jaber mengatakan, hal terpenting yang harus diberikan oleh orang tua kepada anak adalah rasa aman.

“Usahakan kasih aman untuk anak. Kenapa kita setiap hal kita nggak marah supaya dia aman,” saran Syekh Muhammad Jaber.

Jika kita marah terus dan di depan orang, kata Syekh Muhammad Jaber anak malah akan bersikap sebaliknya. 

“Besok marah lagi. Saya nggak usah lakukan hal ini di depan ini tapi di belakang dia akan lakukan,” katanya.

“Jangan marah karena itu kalau marah terus ya emosinya tinggi terus dia bisa di depan orang tua dia tetap baik, tapi di belakang dia melakukan hal yang dia suka (yang salah),” sambung Syekh Muhammad Jaber.

Oleh karenanya, yang dibutuhkan oleh seorang anak adalah nasihat yang lembut.

“Kadang-kadang bukan nasihat bahkan , bukan dengan ucapan tapi dengan perilaku,” jelas Syekh Muhammad Jaber.

Itulah penjelasan mengenai cara mendidik anak agar tidak bohong.

Disarankan bertanya langsung kepada Ulama, Pendakwah atau Ahli Agama Islam agar mendapatkan pemahaman yang lebih dalam.

 

Wallahu'alam

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

(put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persija dan Timnas Indonesia Kena Dampaknya, Baru Datang, Mauro Zijlstra sudah Menepi

Persija dan Timnas Indonesia Kena Dampaknya, Baru Datang, Mauro Zijlstra sudah Menepi

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dipastikan mendapat kabar kurang sedap. Salah satu penyerangnya Mauro Zijlstra, mengalami cedera saat memperkuat Persija -
Herdman Dipusingkan Absennya 7 Pilar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Herdman Dipusingkan Absennya 7 Pilar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Timnas Indonesia berpotensi tampil tanpa kekuatan penuh pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar 27-30 Maret 2026. Sekitar tujuh pemain berlabel Timnas terancam
Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Perhatian publik Tanah Air musim ini tak hanya tertuju pada kiprah Timnas Indonesia, tetapi juga performa para pemainnya di kompetisi elite Eropa. Di Serie A -
Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret mendatang. Indonesia bahkan ditunjuk sebagai salah satu tuan -
Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT