Istri Rasulullah, Aisyah RA Selalu Bayar Utang Puasa di Bulan Syaban, Ternyata Ini Alasannya
- unsplash.com
Jakarta, tvOnenews.com - Aisyah RA, istri Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam biasa menjadikan bulan syaban untuk membayar utang puasanya.
Sebagai informasi, syaban adalah bulan kedelapan dalam kalender hijriah.
Syaban kerap disebut dengan gerbang bulan suci ramadhan.
Karena setelah syaban, umat Muslim akan memasuki ramadhan, bulan suci dimana puasa wajib dilakukan.
Hari pertama bulan syaban 1445 Hijriyah/2024 Masehi jatuh pada Minggu (11/2/2024).
Pada bulan syaban, diharapkan seluruh umat muslim di dunia akan menyiapkan diri untuk menyambut bulan suci Ramadhan.
Bagi yang belum melunasi utang puasa di ramadhan sebelumnya, maka ada kesempatan membayarnya di bulan syaban.
Sayyidah Aisyah radhiyallahu anha adalah diantara orang yang apabila mempunyai utang puasa, selalu menunaikan ketika sudah berada pada bulan Syaban.
Hal ini diceritakan oleh Abu Salamah dari Aisyah langsung:
كَانَ يَكُونُ عَلَيَّ الصَّوْمُ مِنْ رَمَضَانَ، فَمَا أَسْتَطِيعُ أَنْ أَقْضِيَ إِلَّا فِي شَعْبَانَ»، قَالَ يَحْيَى: الشُّغْلُ مِنَ النَّبِيِّ أَوْ بِالنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Artinya:
“Saya mempunyai tanggungan utang puasa ramadhan. Saya tidak mampu mengqadhanya kecuali di bulan Syaban. Menurut Yahya, Aisyah mengqadha di bulan Syaban dikarenakan ia sibuk melayani Nabi Muhammad SAW.
Mengapa Aisyah Mengqadha Puasanya di Bulan Syaban?
![]()
Istri Rasulullah, Aisyah RA Selalu Bayar Utang Puasa di Bulan Syaban, Ternyata Ini Alasannya (Sumber:envato element)
Dilansir dari tulisan Ustadz Ahmad Mundzir, pengajar di Pesantren Raudhatul Qur’an an-Nasimiyyah, Kota Semarang, Jawa Tengah, adapun penyebab kebiasaan Sayyidah Aisyah radlhiyallahu anha mengganti puasa di bulan syaban karena itu adalah bulan dimana Baginda Rasulullah SAW paling banyak melakukan ibadah puasa.
Oleh karena itu, saat syaban, istri Nabi dikatakan akan bergantian meluangkan waktu untuk mengqadha (bayar) puasa.
Load more