News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anda Punya Kucing tapi Tak Mau Repot karena Terus Beranak lalu Pilih Kebiri? Buya Yahya Jelaskan Hukumnya, Ternyata....

Pada sebuah kajian Islami, Buya Yahya mendapatkan sebuah pertanyaan dari salah satu jamaahnya terkait persoalan mengebiri atau mensteril kucing peliharaan.
Senin, 7 Agustus 2023 - 13:46 WIB
Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan layar

tvOnenews.com - Saat sedang berdakwah pada sebuah acara kajian Islami, pendakwah Buya Yahya mendapatkan sebuah pertanyaan dari salah satu jamaahnya terkait persoalan mengebiri atau mensteril kucing peliharaan.

Pada kesempatan tersebut, Buya Yahya menjelaskan apa hukumnya mensteril atau mengebiri kucing peliharaan agar tidak melahirkan lagi banyak anak kucing nantinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kita ketahui kalau saat ini kucing menjadi salah satu hewan favorit dan banyak dipilih oleh masyarakat untuk dijadikan sebagai peliharaan di rumah.

Namun, banyak juga masyarakat yang memelihara kucing memilih untuk mensteril peliharaan mereka agar tidak mereka tidak semakin repot karena kucing peliharaannya terus beranak.

Lalu bagaimana hukum mengebiri atau mensteril kucing peliharaan? berikut penjelasan dari Buya Yahya.

Pada kesempatan tersebut Buya Yahya mengatakan kalau ada sebuah riwayat dari Ibnu Majah dimana ia mengatakan kalau Nabi Muhammad SAW pernah berkurban dengan satu kambing besar yang sudah dikebiri.

"Tidak ada keterangan larangan kebiri dan juga yang lainnya maka ulama menjelaskan bahwasanya kebiri binatang yang halal dimakan untuk penggemukan diperkenankan, mengebiri untuk penggemukan berarti untuk maslahat manusia karena Mereka diciptakan untuk manusia," kata Buya Yahya.

Buya Yahya menjelaskan kalau Mazhab Imam Syafi'i mengatakan kalau hukumnya diperbolehkan mengebiri binatang yang halal dimakan.

Sementara binatang yang haram dimakan seperti kucing hukum nya haram untuk dikebiri, kecuali ada tujuannya misalnya kucing tersebut mengganggu.

"Misalnya karena mereka kalau bercumbu ribut kemana-mana suaranya atau ada terlalu banyak ini masalah kucing-kucing dan sampai bingung ngurusnya, maka mengebiri itu mengurangi perkembangannya jauh lebih baik daripada membunuhnya," lanjut Buya Yahya.

"Maka dikatakan oleh para ulama mengebiri kucing untuk tujuan kemaslahatan semacam itu ada menjadi boleh," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun jika mengebiri kucing hanya karena iseng dan tidak ada tujuan yang jelas maka hukumnya haram. Namun, jika jika tujuannya demi kemaslahatan umat dan tidak mengganggu maka itu diperkenankan.

"Tapi menurut mazhab yang lain karena binatang enggak ada masalah kebiri itu adalah seperti misalnya memberi tanda dan seperti menyakiti sesaat dan bagi binatang jika di kebiri itu di sisi lain dia semakin sehat," jelas Buya Yahya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT