News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Kebaya Merah Judulnya, Ternyata Video Hot yang Viral di Media Sosial Tersebut Punya Tema Ini!

Selama ini video seks yang viral di media sosial belakangan dinamai netizen dengan judul video kebaya merah. Namun setelah pelakunya ditangkap ternyata video...
Selasa, 8 November 2022 - 17:33 WIB
Video perempuan kebaya merah
Sumber :
  • Syamsul Huda/tvOne

Jakarta – Selang beberapa hari pasca video kebaya merah viral, hari ini (08/11/2022) polisi berhasil membeberkan fakta-fakta terkait pemeran video hot ini.

Ada banyak fakta baru yang ditemukan pasca penangkapan pemain video hot wanita kebaya merah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui selama ini video ‘syur’ yang beredar di media sosial ini dijuluki publik dengan nama video ‘Kebaya Merah’. Padahal sebenarnya video tersebut tidak berjudul demikian.

kebaya merah
Sosok kebaya merah dan handuk putih (Syamsul Huda/tvOne)

Menurut pengakuan tersangka yang disampaikan kembali oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim, Kombes Farman, video kebaya merah ini dibuat untuk pesanan seseorang yang menginginkan video bertema reception hotel.

“Untuk video Kebaya Merah ini dijual tersangka dengan harga Rp 750.000 dengan skenario dan tema mengikuti pesanan yang menginginkan video bertema reception hotel,” ujar Kombes Farman.

Sementara itu, untuk hasil produksi video porno ini dikirim oleh tersangka melalui akun Telegram pribadinya kepada akun milik pemesan. Untuk identitas pemesan hingga saat ini pihak kepolisian masih terus memburunya.

Atas perbuatan ini, tersangka pria berinisial ACS dan pemeran perempuan kebaya merah berinisial AH dijerat dengan Pasal 27 ayat 1 tentang Pornografi serta Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang ITE.

Pengakuan terbaru wanita kebaya merah

Setelah menghebohkan publik, kini wanita kebaya merah telah diringkus polisi. Usai resmi menjadi tahanan subdit siber Ditreskrimsus Polda Jatim, wanita kebaya merah telah membuat pengakuan resmi.

Sebelumnya, diketahui polisi telah menangkap kedua tersangka sekitar pukul 21.00 WIB (Minggu, 6/11/2022).

Ketika dibawa menuju ruang konferensi pers untuk ditunjukkan pada awak media, wanita kebaya merah dengan pasangannya nampak terus menundukkan kepala.

Dari pengakuan tersangka diketahui video berjudul “Kebaya Merah” yang trending di media sosial ini sudah diproduksi oleh kedua tersangka pada bulan Maret 2022 lalu.

Hal ini sesuai dengan invoice yang didapat petugas subdit siber Ditreskrimsus Polda Jatim saat melakukan penyidikan di salah satu hotel di Surabaya.

“Video ini diproduksi oleh tersangka pada bulan Maret lalu atas pesanan seseorang melalui akun media sosial,” ungkap Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim Kombes Farman, Selasa (8/11/2022).

Dia menyebut bahwa pesanan konten video porno ini dipesan melalui media sosial tersangka dan dijual dengan harga Rp 750.000 kepada pemesan.

“Untuk video Kebaya Merah ini dijual tersangka dengan harga Rp 750.000 dengan skenario dan tema mengikuti pesanan yang menginginkan video bertema reception hotel,” tambahnya.

Sementara untuk pengambilan gambar, kepada polisi tersangka mengaku melakukan pengambilan gambar sendiri secara bergantian dan tidak melibatkan orang lain. Bahkan, untuk edit dan distribusi semua dilakukan sendiri oleh tersangka.

“Dari pengakuannya, pengambilan gambar mereka lakukan sendiri secara bergantian dan tidak melibatkan orang lain hingga proses editing dan distribusi video pada pemesanan mereka lakukan sendiri,” jelasnya.

Selanjutnya, hasil produksi video porno ini dikirim oleh tersangka melalui akun Telegram pribadinya kepada akun milik pemesan yang saat ini masih diburu oleh pihak kepolisian.

Dari pengungkapan ini, polisi berhasil menyita barang bukti berupa laptop yang digunakan tersangka untuk melakukan editing dan distribusi video, hardisk yang berisi puluhan konten video porno, ratusan foto syur serta ponsel yang digunakan untuk pengambilan gambar.

Lokasi pembuatan video kebaya merah

Sebelumnya, pasca diunggah kehadiran video wanita kebaya merah tersebut sontak menuai perbincangan publik. Salah satu hal yang dipertanyakan warganet adalah lokasi dari kejadian tersebut.

Awalnya publik beranggapan bahwa video wanita kebaya merah diambil di salah satu hotel di Bali. Dugaan ini diperkuat dengan model kebaya yang dikenakan oleh wanita tersebut.

Namun belakangan diketahui bahwa video mesum wanita kebaya merah diiambil di salah satu kamar hotel di Kawasan Gubeng, Surabaya.

Hal ini dikonfimasi oleh Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Wardi Waluyo. Dirinya tengah memastikan bahwa lokasi pembuatan video wanita kebaya merah berada di sebuah kamar di hotel L, Surabaya.

"Kita ingin periksa ruangan kamar ini, karena informasi yang kita dapatkan video yang viral itu dibuat di kamar ini," kata AKP Wardi, kepada tvonenews.com usai pemeriksaan kamar hotel yang ada di lantai 17, yang dilakukan Sabtu (6/11/2022). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi hal ini manajemen hotel yang diduga menjadi lokasi syuting video perempuan kebaya merah telah mengakui adanya pemeriksaan pihak polisi.

Meski begitu, pihaknya meminta agar nama hotel maupun identitasnya diberi inisial. (sha/nsi/lsn)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT