Takut dan Trauma dengan Rizky Billar, Lesti Kejora Memilih Pulang Ke Keluarga, Polda Metro Jaya: Takut Nanti Digebukin!
Lesti masih takut dan trauma dengan suaminya tersebut. Dedek sapaan akrab Lesti Kejora, memilih untuk tidak tinggal di rumah mereka dan tinggal bersama keluarga
Polda Metro Jaya mengungkapkan hasil visum Lesti Kejora menunjukkan ada beberapa luka yang diderita akibat kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan suaminya, Rizky Billar.
"Terdapat luka memar di telapak tangan belakang kanan disertai dengan bengkak, lebam dan nyeri serta tidak terdapat gangguan fungsi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan, Rabu (5/10/2022).
Zulpan mengatakan hasil visum menunjukkan adanya luka memar di siku kiri Lesti Kejora yang disebabkan benda tumpul.
"Luka-luka atau kelainan tersebut disebabkan oleh karena kekerasan tumpul," katanya.
Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan juga sudah melayangkan surat panggilan kepada Rizky Billar untuk menjalani pemeriksaan pada Kamis (6/10/2022) terkait kasus KDRT tersebut.
Lesti Kejora. (Ist)
Selain memanggil Rizky Billar, polisi juga akan memanggil dua saksi tambahan, yakni satu orang asisten rumah tangga (ART) dan satu orang sekuriti. Keduanya bekerja di rumah Lesti Kejora dan Rizky Billar.
KDRT dialami Lesti Kejora terjadi pada 28 September 2022 pukul 01.51 WIB dini hari di rumah keduanya di Cilandak, Jakarta Selatan.
Saat itu, Rizky Billar melakukan kekerasan fisik dengan mendorong dan membanting korban ke kasur serta mencekik leher korban sehingga jatuh ke lantai.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
KDRT tersebut kembali terulang pada pukul 09.47 WIB. Saat itu, Rizky Billar menarik tangan korban ke arah kamar mandi kemudian membanting korban ke lantai dan dilakukan berulang kali.
Lesti Kejora lalu melaporkan kejadian tersebut ke polisi dan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Hingga saat ini Lesti masih takut untuk bertemu suaminya tersebut. (Kmr)
Polres Metro Jakarta Selatan merilis hasil penyelidikan tekait kematian selebgram Lula Lahfah di apartemennya kawasan Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026).
Pimpinan Pusat (PP) Perisai Syarikat Islam mendukung penuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia.
Pimpinan Pusat (PP) Perisai Syarikat Islam mendukung penuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia.
Staf Khusus Menteri Agama RI sampaikan pesan mendalam dalam Perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 Keluarga Besar Kawanua se-Dunia Indonesia di Jakarta (29/1/2026).
Load more