News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Apresiasi Timnas Indonesia Meski Kalah di Final FIFA Series 2026, KDM: Mainnya Udah Bagus

Gubernur Jawa Barat apresiasi Timnas Indonesia meski kalah dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, KDM: Mainnya udah bagus.
Rabu, 1 April 2026 - 21:30 WIB
Dedi Mulyadi saat nonton Timnas Indonesia
Sumber :
  • YouTube/LEMBUR PAKUAN CHANNEL

tvOnenews.com - Kekalahan yang dialami Timnas Indonesia di partai final FIFA Series 2026 tak serta-merta menghapus rasa bangga. 

Meski harus mengakui keunggulan Bulgaria, performa skuad Garuda justru mendapat pujian, termasuk dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang menyaksikan langsung pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi Mulyadi mengaku sempat memprediksi kemenangan tipis bagi Indonesia sebelum laga dimulai. Namun hasil akhir berkata lain.

“Tadi kan saya memprediksi menang 1-0. Skornya udah bener tapi kalah,” ujarnya, dilansir dari YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL.

Dedi Mulyadi nonton langsung Timnas Indonesia
Dedi Mulyadi nonton langsung Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram/dedimulyadi71

Meski demikian, ia menilai hasil tersebut bukan sepenuhnya mencerminkan kualitas permainan di lapangan. 

Menurutnya, Timnas Indonesia sebenarnya tampil lebih baik, hanya saja keberuntungan belum berpihak.

“Tapi sebenarnya bukan kalah kok, nasibnya belum bagus aja, kalau mainnya udah bagus,” lanjutnya.

Dalam pandangannya, perkembangan Timnas Indonesia menunjukkan tren positif. 

Ia optimistis, seiring bertambahnya jam terbang dan pengalaman bertanding, performa tim akan semakin solid.

“(Timnas Indonesia) nanti lama-lama juga makin solid, makin terpadu, ujian pertandingannya makin banyak ya pasti makin tajam,” kata Dedi.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Gubernur yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) itu juga menyoroti permainan apik yang ditunjukkan para pemain sepanjang laga. 

Dominasi dalam penguasaan bola hingga banyaknya peluang yang tercipta menjadi bukti bahwa Indonesia mampu bersaing di level internasional.

“Tadi mainnya udah keren, persoalannya kan menjadi gol itu urusan penentuan dalam bermain bola,” jelasnya.

Kekalahan yang dialami pun terjadi melalui adu penalti, bukan dari skema permainan terbuka. 

Hal ini semakin menguatkan penilaian bahwa secara teknis dan strategi, Indonesia tidak kalah dari lawannya.

“Kekalahan pun kan karena penalti, bukan karena gol yang dikelola seperti biasa,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL

Dedi menegaskan, jika dilihat dari berbagai aspek permainan seperti kualitas individu, kekompakan tim, hingga jumlah peluang, Timnas Indonesia justru tampil lebih unggul.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT