GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Jemaah Umrah Indonesia Tertahan di Bandara Jeddah Akibat Konflik Amerika-Israel Melawan Iran

Kronologi jemaah umrah Indonesia tertahan di Bandara Jeddah akibat konflik Amerika-Israel melawan Iran, ini penjelasan pihak terkait dan dampaknya.
Selasa, 3 Maret 2026 - 01:41 WIB
Raisa, Jemaah Umrah Indonesia
Sumber :
  • Kabar Utama

 

tvOnenews.com - Puluhan Jemaah Umrah Indonesia tertunda kepulangannya ke Tanah Air akibat eskalasi Konflik Amerika-Israel Melawan Iran

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah penerbangan dibatalkan secara mendadak, membuat para jamaah harus bertahan di Bandara Jeddah, Arab Saudi, dengan fasilitas dan akomodasi seadanya.

Sejumlah maskapai, termasuk Qatar Airlines dan Emirates, membatalkan penerbangan menyusul situasi keamanan di kawasan. 

Para jemaah yang telah menyelesaikan ibadah umrah pun berharap ada bantuan agar bisa segera kembali ke Indonesia.

Kronologi Penundaan

Raisa, jemaah umrah mandiri yang sempat tertahan di Bandara King Abdul Aziz, membagikan pengalamannya dalam wawancara Kabar Utama di YouTube tvOneNews pada 2 Maret 2026.

“Jadi untuk update terkini sebetulnya untuk saya dan keluarga itu kemarin tertunda keberangkatannya persis di tanggal 28 Februari. Jadi, hari di mana terjadi agresi di Iran,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa jadwal penerbangannya seharusnya berangkat pukul 23.05 waktu Arab Saudi. Namun sejak siang hari sudah muncul informasi pembatalan sejumlah penerbangan.

“Kami flight itu jadwalnya di pukul 23.05 waktu Arab Saudi. Nah, sedangkan kami dapat info bahwa beberapa flight itu tercancel sekitar per pukul 12.00 sampai dengan sore hari,” tuturnya.

Raisa mengatakan dirinya dan keluarga sudah berada di bandara untuk proses check-in sebelum pembatalan diumumkan.

“Jadi dua hari yang lalu kita posisinya sore hari itu sudah standby di King Abdul Aziz untuk ngurus check dan segala macam, tapi kemudian by the time maskapai kami membatalkan penerbangan begitu,” jelasnya.

Transit Dubai Ditutup

Raisa juga menjelaskan bahwa ia menggunakan maskapai Emirates dengan rute Jeddah–Dubai–Jakarta (CGK). Namun penerbangan dibatalkan karena situasi transit di Dubai.

“Nah, untuk kemarin maskapai saya itu di Emirates. Cancel-nya karena saya transit di Dubai. Jadi, jadwalnya itu Jeddah Dubai kemudian lanjut ke CGK. Dan untuk per sekarang saya belum mendapat tiket untuk pulang,” ungkapnya.

Ia melanjutkan bahwa hingga kini belum ada kepastian jadwal keberangkatan baru.

“Jadi tadi per siang ini kita coba untuk cari opsi go show ke konter yang ada di bandara, konter Saudia, konter Garuda, dan juga konter Lion Air. Tapi so far kita belum dapat fixed answer-nya tanggal berapa. Karena memang cukup sulit untuk dapat flight direct dan untuk flight yang transit pun mostly yang di United Arab Emirates juga memang sudah tutup begitu,” katanya.

Banyak Maskapai Terdampak

Terkait jumlah jemaah asal Indonesia yang mengalami hal serupa, Raisa mengaku tidak mengetahui angka pastinya.

“Untuk jumlah persisnya saya kurang tahu, tapi saya yakin ini seharusnya dari pemerintah kita pasti punya datanya ya terkait jemaah yang sudah pergi tapi belum pulang itu pasti ada data konkretnya karena sebelum keberangkatan kami semuanya terdaftar secara resmi,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa pada malam kejadian cukup banyak maskapai yang membatalkan penerbangan.

“Nah, tapi kalau sepenglihatan di bandara ketika hari H itu cukup banyak, mungkin ada sekitar lima maskapai, Mbak. Karena kalau dilihat itu yang tercancel flight-nya pada malam itu cukup banyak ya. Dan memang rata-rata mereka itu memilih opsi apakah stay di Jeddah atau mungkin balik ke Makkah atau Madinah,” jelasnya.

Menurutnya, saat ini sudah tidak banyak jamaah yang menunggu di bandara kecuali mereka yang memiliki jadwal penerbangan langsung.

“Tapi kalau per hari ini tadi siang saya habis balik dari King Abdul Aziz lagi, untuk yang tertunda sih sudah tidak ada yang standby di bandara karena isunya juga sudah dua hari yang lalu begitu ya. Cuman yang tadi standby di bandara hanya yang memang mereka fix berangkat direct flight. Tadi beberapa ada yang menuju ke Makassar, ada juga yang direct ke Jakarta itu dengan armada Garuda Indonesia dan juga Lion Air,” tuturnya.

Belum Ada Koordinasi dengan KJRI

Terkait komunikasi dengan KJRI, Raisa mengaku hingga kini belum ada koordinasi langsung. Ia menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah mencari tiket pulang.

“Ya, untuk saat ini dari saya dan keluarga selaku jemaah umrah yang sudah selesai melaksanakan ibadah, kami saat ini jujur Mbak fokus utamanya adalah menemukan alternatif untuk tiket pulang dulu gitu. Karena ini kan kalau kita tunda terus kepastian tiket pulangnya belum ada, kita juga makan biaya ya gitu untuk biaya tinggal, biaya transportasi, dan lain sebagainya, pangan juga,” ujarnya.

Raisa juga menjelaskan bahwa belum ada arahan resmi terkait bantuan tambahan biaya selama masa penantian.

“Nah, terkait tadi dengan apakah sudah terhubung dengan KJRI atau belum sampai saat ini belum. Memang saya sempat lihat ada beberapa berita mungkin dari pihak pemerintah menunda dulu untuk keberangkatan jemaah yang akan on the way dari Indonesia menuju Jeddah. Tapi untuk saat ini kalau direct komunikasi dan KJRI belum ada dan arahan juga belum ada sehingga terkait tambahan biaya penginapan atau penggantian biaya pesawat atau mungkin ada penambahan biaya untuk kebutuhan hidup selama kami menunggu kepastian pulang ini sampai saat ini belum ada sih,” tutupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisah ini menjadi gambaran nyata dampak Konflik Amerika-Israel Melawan Iran terhadap mobilitas internasional, khususnya bagi Jemaah Umrah Indonesia yang hendak kembali ke Tanah Air dari Bandara Jeddah.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT