Boiyen dan Rully Absen dari Jadwal Mediasi, Sidang Cerai Ditunda
- Instagram/boiyenpesek
tvOnenews.com - Boiyen dan Rully Anggi Akbar absen dalam agenda mediasi yang dijadwalkan pada Selasa (3/2/2026) di Pengadilan Agama (PA) Tigaraksa, Tangerang.
Kuasa hukum Boiyen, Anselmus Mallofika, menjelaskan bahwa kliennya memang tidak hadir dalam agenda persidangan yang sudah dijadwalkan.
"Ya, jadi hari ini memang prinsipal ya, dari klien kami, Mbak Yeni Rahmawati (Boiyen) tidak hadir. Dan memang hari ini, dari pihak tergugat juga belum hadir dan akan dipanggil lagi," ujarnya.
Terkait hal tersebut, hakim memutuskan untuk menjadwalkan ulang agenda sidang perceraian Boiyen dengan Rully menjadi tanggal 24 Februari 2026.
"Majelis hakim memutuskan untuk memanggil ulang kedua prinsipal pada 24 Februari mendatang," kata Anselmus.
Boiyen menggugat cerai Rully di usia pernikahan yang baru dua bulan

- Instagram @boiyenpesek
Sebelumnya, komedian Yeni Rahmawati atau yang akrab disapa Boiyen melayangkan gugatan cerai kepada suaminya, Rully.
Gugatan tersebut telah terdaftar secara resmi pada 20 Januari 2026 di PA Tigaraksa, Tangerang.
Sidang pertama telah dilaksanakan pada 27 Januari 2026. hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh pihak PA, Sholahuddin.
“Sidang pertama kemarin hari Selasa, tanggal 27 Januari 2026. Mengenai apakah kedua prinsipal hadir atau tidak, saya tidak mengonfirmasi ke majelis. Yang jelas persidangannya ada,” jelasnya.
Kabar perceraian Boiyen dengan sang suami tentunya membuat banyak pihak terkejut.
Bagaimana tidak, sebelumnya Boiyen membuat publik terpukau lantaran secara tiba-tiba mengumumkan pernikahannya.
Pesta pernikahannya pun dibuat dengan cukup meriah dengan dihadiri oleh banyak dari kalangan selebritis.
Hingga saat ini, baik dari pihak Boiyen maupun Rully belum ada keterangan resmi mengenai alasan perpisahan keduanya.
Namun, kuasa hukum Boiyen menyebut bahwa permasalahan utama dari retaknya rumah tangga sang klien adalah karena komunikasi yang berjalan kurang baik.
"Utamanya klien kami ini sebenarnya ingin membangun rumah tangga yang komunikasinya lancar," kata Anselmus.
Namun, Anselmus tidak bisa memberikan keterangan lebih lanjut karena alasan Boiyen menggugat cerai suaminya itu masuk dalam ranah privasi.
"Namun, terkait detailnya, itu sangat privat dan kami harus menghargai privasi klien kami," pungkasnya.
Load more