GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berkaca dari Hilangnya Pendaki Syafiq Ali di Gunung Slamet, Mendaki Harus Siapkan Mental dan Persiapan Matang

Viral hilangnya seorang pendaki asal Magelang di Gunung Slamet. Kabarnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Rabu, 14 Januari 2026 - 21:41 WIB
Berkaca dari Hilangnya Pendaki Syafiq Ali di Gunung Slamet, Mendaki Harus Siapkan Mental dan Persiapan Matang
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @slametviabambangan

Jakarta, tvOnenews.com- Kasus hilangnya Pendaki Syafiq Ali di Gunung Slamet bisa dijadikan pembelajaran oleh siapapun. Terlebih anak muda agar lebih berhati-hati.

Pendaki Syafiq Ali (18) yang hilang di Gunung Slamet selama 17 hari akhirnya ditemukan
Pendaki Syafiq Ali (18) yang hilang di Gunung Slamet selama 17 hari akhirnya ditemukan
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Istimewa

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendaki Syafiq Ali diketahui hilang pada Minggu (28/12/2025) yang mendaki melalui jalur Dipajaya. Ditemani dengan seorang teman yang berniat muncak dan turun bersama.

Siapa sangka, dalam perjalanannya yang diketahui telah mendapatkan izin dari keluarga berujung duka. Sebab Syafiq Ali dan temannya sempat dikabarkan hilang di Gunung Slamet pada Sabtu (27/12/2025).

Namun apa daya, takdir mereka berbeda, karena Syafiq Ali harus ditemukan dalam keadaan meninggal dunia (MD). Kabar ini diketahui setelah ia menghilang kurang lebih 17 hari dan ditemukan di area jalur Gunung Malang dan Baturraden, dan masih dalam proses evakuasi.

Diketahui, hingga Minggu malam sekitar pukul 21.00 WIB, Syafiq dan Himawan belum kembali. Pengelola base camp kemudian mengerahkan petugas untuk melakukan pengecekan awal.

Berjalannya waktu, titik terang muncul pada Senin (29/12/2025) sekitar pukul 09.00 WIB. Himawan telah ditemukan oleh pendaki lain di sekitar Pos 9 jalur Dipajaya dalam kondisi lemas dan mengalami cedera akibat kram pada kaki. Ia kemudian dievakuasi oleh petugas.

Berkaca dari Hilangnya Pendaki Syafiq Ali di Gunung Slamet, Mendaki Harus Siapkan Mental dan Persiapan Matang
Berkaca dari Hilangnya Pendaki Syafiq Ali di Gunung Slamet, Mendaki Harus Siapkan Mental dan Persiapan Matang
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @slametviabambangan

"Alhamdulillah Ya Allah, Telah ditemukan Syafiq Ridhan Ali Razan (18) di lereng puncak sisi selatan, tepatnya di antara jalur Gunung Malang dan Baturraden, kondisi meninggal dunia (MD). Saat ini proses evakuasi masih berlangsung."

"Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum. Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta kekuatan," diunggah salah satu akun medsos pemalang.update, dikutip Rabu (14/1).

Pesan Penting untuk Pendaki

Merangkum laman dp3appkb Cirebon, bahwa almarhum Syafiq Ali selama mendaki telah membawa pesan khusus untuk sang mantan. Diketahui, pesan plakat kecil tersebut berisi pesan personal yang ia bawa selama pendakian. 

"HI MANTAN, DAPAT SALAM DARI GUNUNG SLAMET 3428 MDPL"

"Sekilas terkesan ringan dan bercanda, tetapi jika dibaca lebih dalam, tersirat cerita tentang hati yang sedang tidak baik baik saja." dalam keterangan website.

Sehubungan kasus hilangnya Pendaki Syafiq Ali asal Magelang ini, mengingatkan kita pada pentingnya untuk menjaga mental dan mempersiapkan segala kesiapan dan keperluan mendaki secara matang.

Dijelaskan, jangan terjebak FOMO, atau melainkan takut tertinggal tren atau ingin diakui. Akibatnya, pendakian dilakukan tanpa persiapan memadai, padahal gunung adalah ekosistem ekstrem yang tak bisa disepelekan.

Bagi sebagian anak muda, atau sering kita sebut "Gen Z", gunung juga dijadikan tempat pelarian emosional. Padahal mendaik bukan solusi atas luka batin. Saat mental tak stabil, risiko salah mengambil keputusan pun meningkat, dan alam tak pernah berkompromi.

Merangkum laman, eigeradventure bahwa mendaki perlu memerhatikan kondisi tubuh sebelum naik gunung. Pastikan untuk rutin melakukan latihan fisik dan olahraga persiapan naik gunung, seperti jogging atau workout, agar tubuh semakin bugar, serta tidur yang cukup. 

Juga perlu, mengenakan pakaian yang sesuai, seperti pakaian dengan bahan quick dry agar cepat kering, dan sepatu hiking.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak melupakan membawa first aid kit, alat navigasi, senter, tabir surya, pisau lipat, perbekalan, pakaian, sleeping bag, jas hujan, korek api, dan kacamata hitam.(klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT