Dinas Pendidikan Sabu Raijua Bentuk Tim Khusus Terkait Video Viral Guru Cium dan Peluk Siswa Lelaki
- frits floris
Sabu NTT, tvOnenews.com - Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (disdikpora) Sabu Raijua membentuk tim khusus terkait vidoe viral seorang guru pada SMP Negeri 2 Sabu Timur yang mencium serta memeluk erat sejumlah siswa laki-laki, yang videonya beredar di media sosial.
Yoel Riwu Kadis Disdikpora mengatakan menyikapi viralnya video yang dibuat Rusly Linggi Djara guru pada SMP Negeri 2 Sabu Timur, pada hari Kamis 5-3-2026 pihaknya (dinas pendidikan) langsung membentuk Tim Khusus untuk mengumpulkan sejumlah informasi dan keterangan
Tim Khusus yang dibentuk Dinas Pendidikan Sabu Raijua terdiri dari Sekretaris Dinas Pendidikan, Korwas dan Pengawas, ujar Yoel Riwu Kepala Dinas pendidikan Sabu Raijua.
Sejumlah informasi dan keterangan awal termasuk keterangan Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Sabu Timur serta guru-guru dikumpulkan.
Dan pada Jumat (7/3/2026) Rusly Linggu Djara dipanggil ke Dinas Pendidikan untuk diperiksa dan dimintai keterangan terkait postingan vidoe yang viral.
Yoel Riwu sangat menyayangkan hal ini dilakukan Rusly yang mana dia seorang pendidik dan hal yang dilakukan termasuk suatu pelanggaran dan tindakan yang tidak wajar membuat konten video menciumi serta memeluk siswa laki-laki.
Dari sejumlah keterangan dan informasi yang dikumpulkan termasuk keterangan dari guru Rusly, Tim Khusus nantinya akan mengambil sikap untuk menentukan sanksi apa yang akan diberikan kepada guru Rusly sesuai undang-undang dan peraturan pemeritah.
Rusly Linggi Djara diketahui seorang guru pada SMP Negeri Sabu Timur Kabupaten Sabu Raijuan dan yang bersangkutan mengajar mata pejaran IPA.
Sebelumnya sebuah video berdurasi lebih dari 1 menit, beredar di media sosial yang menunjukkan Rusly seorang guru berdiri di depan kelas, dan dihampiri para siswa lelaki untuk menunjukkan buku catatannya. Setelah itu ia menciumi pata siswa laki-laki sambil memeluk erat, sebelum para siswa meninggalkan kelas.
Postingan video ini mendapat beragam tanggapan dari para nitizen.
(fft/asm)
Load more