Usai Gugat Denada ke Pengadilan, Mental Ressa Rizky Disebut Terguncang
- Kolase tvOnenews.com / tvOne - Happy Oktavia / Instagram @denadaindonesia
Terkait detail isi gugatan, pihak kuasa hukum memilih belum membuka secara rinci ke publik.
“Nah, hasilnya terkait isi gugatan insyaallah akan kita sampaikan setelah perkara ini memasuki dalam pokok perkaranya,” tambah Andika.
Mental Ressa Rizky Disebut Terguncang
Di tengah ramainya perbincangan netizen dan munculnya pro-kontra di media sosial, kondisi mental Ressa Rizky ikut menjadi perhatian. Kuasa hukum menyebut kliennya saat ini tengah mengalami tekanan psikologis.
“Saat ini secara psikologis sih klien saya terganggu ya. Jadi seakan-akan klien saya ini mencari sesuatu tapi pada faktanya tidak seperti itu,” ungkap Andika.
Ia menyebut belum saatnya membuka semua fakta ke publik karena proses hukum masih berada di tahap mediasi.
“Nanti akan saya buka, saya akan buka, saya akan ceritakan setelah perkara ini memasuki pada pokok perkaranya. Karena saat ini kan lagi mediasi nih, lagi proses mediasi pertama dan kemarin yang bersangkutan juga belum datang,” lanjutnya.
Andika memastikan seluruh fakta akan disampaikan secara terbuka setelah proses mediasi selesai.
“Nah, insyaallah setelah proses mediasi ini, mediasi kedua, kami akan ceritakan yang sebenar sebenar-benarnya sesuai dengan fakta yang ada,” tegasnya.
Kisah Hidup Ressa Rizky
Berdasarkan keterangan kuasa hukum lain, Moh. Firdaus Yuliantono, Ressa Rizky sempat dibawa dari Jakarta ke Banyuwangi saat masih bayi dan dititipkan ke keluarga Denada.
Karena kesibukan keluarga, ia kemudian dirawat oleh adik ibu Denada, yakni mendiang Emilia Contessa yang merupakan nenek Ressa.
Setelah Emilia Contessa meninggal dunia, kondisi ekonomi keluarga disebut semakin memburuk.
Ressa harus hidup dalam keterbatasan, bahkan sempat putus kuliah di semester empat karena tidak mampu membayar biaya pendidikan.
Ia juga mengaku pernah hanya makan sekali sehari dan tinggal di bekas gudang rumah.
Kini, Ressa bekerja sebagai penjaga toko kelontong 24 jam dengan penghasilan di bawah UMK Banyuwangi. Ia berharap gugatan terhadap Denada dapat membantunya memperoleh kejelasan status dan hak sebagai anak.
Ressa juga mengaku baru mengetahui bahwa dirinya merupakan anak biologis Denada setelah dewasa, tepatnya setelah lulus SMA.
Load more