9 Fakta Seputar Artis Denada yang Diduga Telantarkan Anak, Kini Digugat ke PN Banyuwangi
- Instagram @denadaindonesia
tvOnenews.com - Nama penyanyi sekaligus entertainer Denada Tambunan kembali menjadi sorotan publik. Bukan karena karya terbarunya, melainkan karena terseret kasus hukum dugaan penelantaran anak.
Denada digugat ke Pengadilan Negeri Banyuwangi oleh seorang pemuda yang mengaku sebagai anak kandungnya. Gugatan tersebut resmi terdaftar sejak Selasa, 26 November 2025.
Kasus ini memicu perhatian luas karena menyangkut sosok Denada yang selama ini dikenal sebagai figur publik dengan perjalanan karier panjang. Berikut sembilan fakta yang terungkap terkait kasus tersebut.
![]()
Denada. (Sumber: Instagram @denadaindonesia)
1. Denada Digugat Pemuda Berusia 24 Tahun
Penggugat bernama Ressa Rizky Rossano, seorang pemuda berusia 24 tahun asal Banyuwangi.
Ia mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum terhadap Denada karena mengaku telah ditelantarkan sejak lahir hingga dewasa. Gugatan ini ditempuh demi mendapatkan pengakuan dan pemenuhan hak sebagai anak.
2. Gugatan Terdaftar Resmi pada 26 November 2025
Perkara ini tercatat di Pengadilan Negeri Banyuwangi dengan nomor perkara 288 sejak Selasa, 26 November 2025.
Dalam berkas perkara, Denada disebut sebagai tergugat yang diduga tidak menjalankan kewajiban sebagai orang tua biologis.
3. Ressa Mengaku Tak Pernah Dinafkahi Sejak Kecil
Ressa mengungkapkan bahwa sejak kecil ia tidak pernah mendapatkan nafkah maupun perhatian dari Denada.
Ia merasa tumbuh tanpa sosok ibu kandung dan harus berjuang sendiri dalam kehidupan sehari-hari.
4. Hidup dalam Keterbatasan Ekonomi Selama Bertahun-tahun
Selama hampir 24 tahun, Ressa mengaku hidup dalam kondisi ekonomi yang sulit. Ia bahkan pernah hanya makan sekali dalam sehari dan tinggal di kamar yang sebelumnya merupakan gudang.
Kondisi tersebut membuatnya merasa jauh dari gemerlap kehidupan seorang artis.
5. Tak Pernah Bertemu Denada, Termasuk Saat Idul Fitri
Ressa mengaku belum pernah bertemu langsung dengan Denada, bahkan pada momen besar seperti Hari Raya Idul Fitri.
Ia mengetahui hubungan darah tersebut setelah berusaha mencari tahu sendiri tentang asal-usulnya.
6. Kuliah Terhenti di Semester Empat
Ressa sempat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan berhasil menempuh hingga semester empat.
Namun karena keterbatasan biaya, ia terpaksa berhenti kuliah. Ia mengaku sempat dijanjikan bantuan pendidikan, tetapi tidak pernah terealisasi.
7. Kini Bekerja sebagai Penjaga Toko Kelontong
Untuk memenuhi kebutuhan hidup, Ressa kini bekerja sebagai penjaga toko kelontong 24 jam di Banyuwangi.
Penghasilannya disebut berada di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK). Meski demikian, ia tetap berusaha mandiri sambil menunggu proses hukum berjalan.
8. Denada Mangkir dari Mediasi Pertama pada 8 Januari 2026
Pengadilan Negeri Banyuwangi telah menggelar sidang mediasi pertama pada Kamis, 8 Januari 2026.
Namun Denada disebut tidak menghadiri panggilan tersebut. Kuasa hukum penggugat menyampaikan harapan agar tergugat memiliki itikad baik untuk bertemu dan menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.
9. Denada Belum Memberikan Klarifikasi Resmi
Hingga Jumat, 9 Januari 2026, Denada belum memberikan pernyataan resmi terkait gugatan ini.
Proses hukum masih berlangsung dan belum ada putusan pengadilan yang bersifat final. Informasi yang beredar masih sebatas klaim sepihak dari pihak penggugat.
Profil Singkat Denada
Denada Tambunan lahir di Jakarta pada 19 Desember 1978. Ia merupakan putri dari penyanyi legendaris Emilia Contessa dan Rio Tambunan.
Denada dikenal sebagai salah satu pionir rapper perempuan Indonesia pada era 1990-an.
Setelah menempuh pendidikan di Australia, Denada kembali ke industri musik Tanah Air dan melebarkan sayap ke genre pop dan dangdut. Beberapa albumnya yang populer antara lain Kujelang Hari, Ini Album Gue, Call Me Dena, hingga One Stop Dangdut.
Selain bermusik, Denada juga aktif di dunia akting dengan membintangi sejumlah sinetron dan FTV di televisi nasional. Ia pernah menikah dengan fotografer Jerry Aurum pada 15 Februari 2012 dan dikaruniai seorang putri. Namun rumah tangga mereka berakhir dengan perceraian.
Kasus gugatan dugaan penelantaran anak ini masih dalam tahap persidangan. Publik diimbau menunggu keputusan resmi pengadilan serta klarifikasi langsung dari Denada sebelum menarik kesimpulan lebih jauh.
(anf)
Load more