News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Kontroversi Youtuber Resbob yang Kini Jadi Tersangka Ujaran Kebencian, Pernah buat Ibunda Menangis Memohon Permintaan Maaf

Jauh sebelum dirinya ditangkap Polisi hingga jadi tersangka. Resbob juga memiliki deretan kontroversi lainnya yang juga viral.
Kamis, 18 Desember 2025 - 12:20 WIB
3 Kontroversi Youtuber Resbob yang Kini Jadi Tersangka Ujaran Kebencian, Pernah buat Ibunda Menangis Memohon Permintaan Maaf
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Tangkapan layar YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo, Resbob

Jakarta, tvonenews.com- Youtuber muda indonesia, Resbob dikenal sosok yang kontroversi. Kini telah ditetapkan menjadi tersangka oleh Polisi atas ujaran kebencian. 

Resbob mengaku menyesal dan minta maaf
Resbob mengaku menyesal dan minta maaf
Sumber :
  • Tiktok @tommysubagja001

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jauh sebelum dirinya ditangkap Polisi hingga jadi tersangka. Resbob juga memiliki deretan kontroversi lainnya yang juga viral.

Resbob yang bernama lengkap Adimas Firdaus ini, merupakan kakak kandung dari Bigmo yang juga dikenal sebagai youtuber. Mereka menarik perhatian publik karena dianggap kontroversi.

Berikut 3 kontroversi Resbob yang kini jadi tersangka ujaran kebencian dirangkum tvonenews.com, antara lain:

1. Tersandung Kasus Pencemaran Nama Baik

Jauh sebelum Resbob ditetapkan tersangkan oleh Polisi karena ujaran kebencian. Dia juga pernah ditangkap karena kasus pencemaran nama baik.

Kasus Resbob yang diduga mencemari nama baik mantan istri pemain timnas indonesia, Pratama Arhan, Azizah Salsha selingkuh. 

3 Kontroversi Youtuber Resbob yang Kini Jadi Tersangka Ujaran Kebencian, Pernah buat Ibunda Menangis Memohon Permintaan Maaf
3 Kontroversi Youtuber Resbob yang Kini Jadi Tersangka Ujaran Kebencian, Pernah buat Ibunda Menangis Memohon Permintaan Maaf
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Tangkapan layar YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo, Resbob

Resbob dan Bigmo sama-sama diadukan oleh Azizah ke Polda Metro Jaya pada Agustus 2025 lalu.

Atas ucapan itulah, Azizah memutuskan menempuh jalur hukum karena ucapannya, tidak berdasar dan kelewat batas. 

Diketahui, Laporan itu teregister dengan nomor LP/B/387/VIII/2025/SPKT/BARESKRIM POLRI tertanggal 12 Agustus 2025. 

Mereka dilaporkan dengan Pasal 45 ayat 4 dan ayat 6 juncto Pasal 27 A Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 310 KUHP dan Pasal 311 KUHP.

Sehubungan dengan kasus ini, Ibunda Resbob sampai-sampai menangis dan memohon untuk minta maaf dalam podcast Denny Sumargo. Videonya pun viral.

“Pak Andre Rosiade saya ibunya Jannah sama Daus. Saya mohon maaf atas kejadian yang anak-anak saya lakukan,” kata Ibundanya Resbob.

"Itu semua salah saya, saya mohon maaf pak Andre Rosiade, semua kesalahan saya, karena anak-anak saya kurangnya didikan seorang ibu. Saya mohon maaf mba Azizah,” jelasnya.

2. Menyindir Dosen Kampus

Sebelum dirinya ditahan Polisi saat ini karena ujaran kebencian, Resbob juga menuai sorotan publik karena telah menyindir dosen kampus tempat dia kuliah. 

Netizen sampai geram karena ucapannya yang dinilai NPD atau kepribadian yang Narcissistic Personality Disorder (Gangguan Kepribadian Narsistik). Dia merasa populer, karena sang dosen yang mengajar di kelasnya (waktu kuliah) tidak mengenalnya dan Resbob tersinggung. 

"Gue baru tahu ni orang karena kasus," sambung lainnya. "Resbob cuma cari validasi, tanpa mikir kedepannya," saut netizen lain.

Resbob pun dengan rasa bangga mengatakan dirinya sudah menjadi "isu nasional". 

"Dosen gua kok nggak engeh kalau ada gua di kelas itu. Resbob ini sudah menjadi 'isu nasional', kalau kalian mau tahu," katanya dikutip dari akun medsos soulthflow.id, dikutip Selasa (16/12). 

"Saking jadi isu nasionalnya, sampai dosen sampai nggak tahu gua kan suatu penghinaan buat gua," tegasnya yang merasa bangga.

3. Tersangka Ujaran Kebencian

Berdasarkan pada Konferensi Pers Rabu, (17/12/2025), Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan, menyebut Resbob ditetapkan sebagai tersangka setelah terkumpulnya alat bukti dan dilakukan gelar perkara.

"Beberapa alat bukti yang cukup membuat kita melakukan upaya penangkapan. Selanjutnya kami melakukan gelar perkara. Dengan menerima masukan dari penyidik, secara resmi kami tetapkan tersangka,” ungkap Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan pada konferensi pers, Rabu (17/12/2025).

Sebagaimana diketahui, Resbob hina suku sunda dan viking dengan ucapan binatang anjing. Ucapnnya itu viral dan berseliweran di Medsos.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah ditangkap, kini Resbob tersangka ujaran kebencian, ia pun mengenakan baju hijau. Dengan wajah memelas, Resbob minta maaf kepada warga Jawa Barat. 

Dalam tayangan viral, Resbob menyatakan dirinya menyesal atas perkataannya waktu lalu. Serta perbuatannya yang dinilai menyinggung karena Resbob hina suku Sunda serta hina Viking.(klw)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT