Kenapa Resbob Ditempatkan di Sel Khusus setelah Ditangkap atas Kasus Ujaran Kebencian terhadap Suku Sunda?
- TikTok/resbobbb
Polisi saat ini masih mendalami berbagai bukti digital yang berkaitan dengan kasus ujaran kebencian tersebut.
“Di samping itu, kita juga terus melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi. Saksi yang menguatkan ini adalah saksi pelapor, ada satu lagi yang akan kita periksa, kemudian saksi ahli bahasa, serta saksi ahli yang menyangkut media elektronik juga menjadi agenda kita,” tambah Hendra.
- Tangkapan Layar
Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini sudah ada empat orang saksi yang diperiksa, dan kemungkinan jumlah tersebut akan bertambah karena kasus ini melibatkan rekaman video dan aktivitas daring yang cukup luas.
“Kemungkinan akan bertambah lagi karena ini menyangkut masalah elektronik. Tentu saja akan banyak saksi, terutama saksi ahli. Untuk saksi pelapor, ada empat,” ucap Hendra.
Hendra menegaskan bahwa penyidik saat ini sedang fokus memastikan dua alat bukti utama yang cukup kuat untuk menetapkan status hukum terhadap Resbob.
"Yang terpenting saat ini adalah bagaimana yang bersangkutan memenuhi unsur dulu, bukti permulaannya cukup. Ini kita kuatkan dulu sehingga dua alat bukti ini nanti akan menetapkan dia sebagai tersangka,” katanya.
Dalam waktu dekat, polisi berencana melakukan gelar perkara untuk menentukan status hukum Resbob.
Sementara itu, publik masih menantikan perkembangan kasus ini, mengingat ujaran Resbob telah memicu kemarahan besar di kalangan netizen, terutama masyarakat Sunda yang merasa tersinggung oleh pernyataannya.
Beberapa organisasi masyarakat bahkan telah menyatakan siap mengawal proses hukum agar kasus ini bisa menjadi pelajaran bagi publik figur lain untuk lebih berhati-hati dalam berbicara. (adk)
Load more