News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

​​​​​​​Fans Timnas Indonesia Harus Tahu, Kisah Keteguhan Ayah Pratama Arhan Membesarkan 2 Orang Pesepakbola Walau Hanya Seorang Petani Serabutan

Sosok Sutrisno selama ini dikenal sebagai ayah sederhana yang hidup sebagai petani dan buruh serabutan, namun menjadi figur penting di balik perjalanan Arhan ..
Minggu, 7 Desember 2025 - 17:34 WIB
Pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan bersama sang ayah, Sutrisno dan sang ibu, Surati
Sumber :
  • Kolase Instagram/@pratamaarhan8 & TikTok/Imam Juna

Jakarta, tvOnenews.com – Kabar duka menyelimuti keluarga pesepak bola Timnas Indonesia Pratama Arhan. Sang ayah Sutrisno bin Raji meninggal dunia pada Minggu (7/12/2025) di Blora, Jawa Tengah.

Sosok Sutrisno selama ini dikenal sebagai ayah sederhana yang hidup sebagai petani dan buruh serabutan, namun menjadi figur penting di balik perjalanan Arhan hingga sukses menjadi pemain Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski bukan berasal dari keluarga pesepak bola, Sutrisno sudah melihat bakat kedua putranya yakni Pratama Arhan dan sang kakak Dimas Roni Saputra, sejak kecil.

Pratama Arhan dan kedua orang tuanya Sutrisno (ayah) serta Surati (ibu)
Pratama Arhan dan kedua orang tuanya Sutrisno (ayah) serta Surati (ibu)
Sumber :
  • TikTok @taman.bunga__

Ia sendiri bekerja serabutan untuk menghidupi keluarga, namun tetap berjuang agar anak-anaknya bisa berlatih sepak bola.

Hal itu dibenarkan oleh mantan guru SD Arhan, Siti Darmini.

“Orang tuanya petani, dia orang desa,” ujar Guru SDN 3 Sidomulyo tersebut.

Senada dengan itu, Kepala Sekolah SDN 3 Sidomulyo Pak Edy mendapat kesan yang sama pada keluarga Arhan.

“Orangnya sangat sederhana karena dia terlahir dari orang sederhana, bapak ibunya petani,” ucapnya.

Ibunda Arhan, Surati, bahkan tak malu menceritakan kondisi ekonomi keluarga ketika Arhan kecil.

“Kami orang miskin, orang dari desa pula, pinggir hutan. Kami memang tidak punya apa-apa, kami orang miskin… anak kami minta sekolah bola itu seminggu tiga kali masuknya, dari sini ke Blora kota 12 kilo,” jelas Surati.

Meski hidup serba terbatas, tekad Sutrisno untuk mendukung mimpi anak-anaknya tak pernah surut.

Pratama Arhan di Bangkok United
Pratama Arhan di Bangkok United
Sumber :
  • Instagram @true_bangkok_united

Perjuangan Panjang Berbuah Manis

Kerja keras Sutrisno akhirnya membuahkan hasil. Berangkat dari keluarga petani di Blora, Arhan berhasil menembus PSIS Semarang, melesat ke Timnas Indonesia, hingga kini berkarier di luar negeri memperkuat klub Liga Thailand Bangkok United.

Sutrisno hampir tidak pernah melewatkan pertandingan anaknya, terutama saat Arhan membela Garuda di pentas internasional.

Tak hanya mendukung Arhan, Sutrisno juga menjadi pendorong utama bagi sang kakak, Dimas Roni Saputra, yang kini berkarier sebagai gelandang bertahan di klub Semen Padang.

Di mata warga Blora, Sutrisno dikenal sebagai pribadi yang rendah hati dan tetap tampil sederhana, terlepas dari status anaknya sebagai pesepak bola nasional.

Pratama Arhan Kecil
Pratama Arhan Kecil
Sumber :
  • Istimewa

Masa Kecil Penuh Kesederhanaan

Perjalanan Arhan sebagai pemain profesional tidak lepas dari kerasnya kehidupan masa kecil. Ia pernah bercerita bagaimana keluarganya berjuang membelikan peralatan sepak bola.

“Dulu saja orang tua saya beliin saya sepatu Rp25 ribu, sekali pakai sudah langsung rusak. Ibu saya sampai utang,” ungkap Arhan.

Surati pun kembali menegaskan betapa berat perjuangan keluarga dalam mendukung Arhan.

“Kami orang miskin, orang dari desa pula, pinggir hutan. Kami memang tidak punya apa-apa. Anak kami minta sekolah bola itu seminggu tiga kali masuknya, dari sini ke Blora kota 12 kilo.”

Namun kondisi itu tidak menjadi penghalang. Keluarga tetap mendukung penuh mimpi Arhan.

Langkah Karier dari Blora hingga Timnas Indonesia

Selepas SD, Arhan pindah ke Semarang dan bergabung dengan PSIS Semarang U-18. Penampilannya mencuri perhatian pelatih Shin Tae-yong hingga dia dipanggil ke Timnas U-19.

2 Alasan Pratama Arhan Bakal Kaya Raya Usai Cerai dari Azizah Salsha
2 Alasan Pratama Arhan Bakal Kaya Raya Usai Cerai dari Azizah Salsha
Sumber :
  • Instagram @pratamaarhan8

Di pemusatan latihan di Kroasia, kemampuan lemparan jauh Arhan mulai dikenal. Ia kemudian menembus Timnas senior di Piala AFF 2020 (yang digelar 2021) dan tampil impresif dengan dua gol dan dua assist.

Ia juga dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik turnamen tersebut. Arhan memulai karier klub bersama PSIS Semarang sebelum bergabung dengan:

Tokyo Verdy (J-League 2) – gaji sekitar Rp500 juta per musim

Suwon FC (K-League 1) – gaji pemain asing bisa mencapai Rp9 miliar per tahun

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bangkok United (Liga Thailand) – kontraknya diperpanjang dua musim berkat performa impresif

Kini Arhan telah mencatat 50 caps bersama Timnas Indonesia dengan tiga gol, dan lemparan jauhnya kerap dibandingkan dengan legenda Premier League Rory Delap.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT