News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penjaga Kos Ungkap Kebiasaan Arya Daru Sebelum Ditemukan Tewas: Sering Keluar Malam, Kalau Pulang...

Penjaga kos di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Siswanto mengungkap kebiasaan Arya Daru Pangayunan (39), diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang ditemukan
Rabu, 6 Agustus 2025 - 18:47 WIB
Penjaga kos beberkan kronologi detik-detik temukan jasad diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan tewas terlilit lakban
Sumber :
  • tvOneNews

Jakarta, tvOnenews.com – Penjaga kos di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Siswanto mengungkap kebiasaan Arya Daru Pangayunan (39), diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang ditemukan tewas terlilit lakban di kamar indekosnya.

Hal ini disampaikan Siswanto saat ditemui mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno yang mengunjungi lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Siswanto, Arya Daru sering keluar malam usai pulang kerja. “Pak Daru sering keluar malam, kalau pulang kerja, malamnya keluar lagi,” ujarnya.

CCTV rekam detik-detik sebelum Diplomat muda Kemenlu ditemukan tewas di sebuah indekos, Gondangdia, Jakarta Pusat.
CCTV rekam detik-detik sebelum Diplomat muda Kemenlu ditemukan tewas di sebuah indekos, Gondangdia, Jakarta Pusat.
Sumber :
  • Istimewa

 

Ia menyebut kebiasaan tersebut terjadi belakangan ini, namun tidak merinci aktivitas Daru di luar indekos.

Saat ditanya terkait tamu yang pernah dibawa Arya Daru, Siswanto menjelaskan bahwa selama 1,5 tahun ia menjadi penjaga hanya istri Arya, Meta Ayu Puspitantri (Pita) yang pernah mengunjungi kamar tersebut.

“Bu Daru sudah ke sini tiga kali,” katanya. Ketika ditanya soal tamu lain, ia menjawab, “Saya belum pernah lihat.”

Arya Daru terakhir diketahui berada di mal Grand Indonesia pada 7 Juli 2025 bersama dua rekan dari Kemlu yakni Vara dan Dion.

Ia sempat melakukan video call dengan istrinya untuk meminta pendapat mengenai baju yang akan dibeli. Terakhir, Arya menghubungi Pita pada pukul 21.17 WIB saat mengantre taksi.

Pada pukul 21.18 WIB terdapat laporan bahwa Arya salah mengirim pesan WhatsApp, dan setelah itu ponsel miliknya tidak aktif. Kondisi ini membuat Pita panik dan mulai menghubungi Siswanto.

Siswanto mengatakan bahwa Pita mulai menghubunginya sejak pukul 22.40 WIB, lalu kembali pada 00.48 WIB dan terakhir pada 05.27 WIB.

Penjaga kos mondar-mandir mengintip kamar indekos diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan
Penjaga kos mondar-mandir mengintip kamar indekos diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan
Sumber :
  • Istimewa

 

Dalam percakapan Pita meminta Siswanto mengecek langsung ke kamar Arya karena merasa ada yang tidak beres.

“Dari awal, istrinya sudah menyuruh didobrak, katanya siap mengganti kerusakannya,” ujar Siswanto. Ia mengaku sempat ragu dan meminta izin lebih dulu kepada pemilik kos.

Siswanto menyebut bahwa lampu kamar Arya dalam keadaan mati, berbeda dari kebiasaan sebelumnya di mana Arya selalu menyalakan lampu meskipun sedang tidur. Hal ini memperkuat kecurigaannya.

“Saya sambil nelepon sama ibu Daru. Saya lihat dari jendela, gelap semua. Biasanya kalau ada orangnya, nyala lampu,” kata Siswanto.

Ia juga mengaku sempat disapa oleh penghuni kamar 106 yang melihatnya kebingungan. Ketika mengetuk pintu, tidak ada respons dari dalam kamar.

“Penghuni 106 tanya, ‘Ada apa Mas Sis kayak orang bingung?’ Saya jawab, ‘Saya disuruh istrinya 105 dari semalam untuk ngecek, ngetuk-ngetuk gak ada suara.’

Dia tanya, ‘Lampunya nyala gak?’ Saya jawab, ‘Gelap.’ Dia bilang, ‘Wah kalau gelap berarti antara ada dan tiada dong,’” kata Siswanto.

Arya Daru ditemukan tewas pada 8 Juli 2025 di kamar nomor 105. Saat ditemukan, kepalanya terlilit lakban dan tubuhnya tertutup selimut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi menyimpulkan sementara bahwa Arya meninggal akibat gangguan saluran pernapasan atas, dan tidak ditemukan bukti keterlibatan orang lain.

Namun pihak keluarga masih mempertanyakan hasil penyelidikan tersebut.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Indonesia Dinilai Berpeluang Hilangkan Ketergantungan dengan AS Imbas Kekacauan Geopolitik dan Geoekonomi Global

Indonesia Dinilai Berpeluang Hilangkan Ketergantungan dengan AS Imbas Kekacauan Geopolitik dan Geoekonomi Global

Indonesia disebut memiliki peluang untuk dapat memperkuat posisi sebagai negara yang mandiri di tengah tak menentunya geoekonomi dan geopolitik global dalam kurun waktu belakangan ini.
Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan yang menyasar seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Mimi Maisyarah turut menyita perhatian publik.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.

Trending

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Cuaca panas ekstrem saat ibadah haji bisa merusak obat. Simak cara aman menyimpan obat agar tetap efektif dan tidak berisiko bagi kesehatan jemaah.
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT