Sempat Enggan Bela Timnas Indonesia, Pria Berdarah Batak yang Punya Karier Mentereng di Italia Ini Kini Nasibnya...
- Bhayangkara FC
tvOnenews.com - Seorang pemain sepak bola berdarah Batak ini pernah punya karier cemerlang di sepak bola Italia dan Belgia, namun enggan bela Timnas Indonesia.
Punya darah keturunan dari sang ayah, sosoknya cukup populer lantaran pernah membela As Roma, Inter Milan, serta tampil bersama skuad Belgia di Piala Dunia.
Ia adalah, Radja Nainggolan, eks pemain yang pernah berkarier di Liga 1 Indonesia bersama dengan klub Bhayangkara FC.
- Instagram @bhayangkarafc
Karier, Radja di lapangan hijau tak bisa dianggap sepele. Sejak kecil dirinya sudah aktif menekuni cabang olahraga ini.
Bahkan, di umur 10 tahun, Radja Nainggolan sudah bergabung dengan klub kasta kedua Italia, Piacenza selama kurang lebih tiga tahun, sebelum akhirnya dipinang klub Serie A Italia, Cagliari.
Selalu jadi pilihan utama dalam klub Cagliari selama 4 tahun, membuat AS Roma kepincut dengan performa gemilang yang ditunjukan Radja.
Sejak tahun 2014, Radja Nainggolan telah tampil dalam 138 pertandingan dan mencetak 26 gol sebelum akhirnya bergabung dengan Inter Milan.
Kariernya di Italia bisa dikatakan cukup gemilang, mengingat ia sempat membela beberapa klub ternama.
Bahkan, klub papan atas Serie A, Juventus, pernah menunjukkan ketertarikan saat Nainggolan masih berseragam AS Roma.
Tak hanya bersinar di level klub, Nainggolan juga sukses menembus skuad utama Timnas Belgia. Sejak debutnya pada 2009, ia telah mencatatkan 30 penampilan bersama tim nasional senior Belgia.
Radja Nainggolan sempat tak ingin bela Timnas Indonesia
- Instagram @radja_nainggolan_l4
Memiliki karier cemerlang di Eropa, rupanya Radja Nainggolan sempat enggan bergabung dengan Timnas Indonesia meskipun punya peluang yang cukup tinggi.
Ini dikarenakan, pada saat kariernya cemerlang, PSSI masih belum seperti sekarang.
"18 tahun lalu ketika saya pertama kali bermain untuk Belgia, saya rasa Indonesia belum ada di titik seperti saat ini. Jadi kalau kita berandai-andai 18 tahun lalu, semua hal bisa berubah," ujarnya di Jakarta, dua tahun silam.
Kendati demikian, pemain berdarah Batak tersebut sempat membuat banyak publik terkejut saat ia mencoba peruntungan dengan bergabung bersama Bhayangkara FC pada musim 2023/2024.
Load more