News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lama Tak Terdengar Kabarnya, 6 Mantan Kiper Terbaik Timnas Indonesia Ini Ternyata Begini Nasibnya, Ada yang Sempat Urus Ayam

Dulu menjadi idola banyak orang, kini 6 mantan kiper terbaik Timnas Indonesia ini tak lagi terdengar kabarnya. Bagaimana nasibnya setelah memutuskan pensiun?
Jumat, 1 November 2024 - 12:36 WIB
deretan mantan kiper Timnas Indonesia
Sumber :
  • kolase tim tvOnenews.com

tvOnenews.com - Jauh sebelum diperkuat oleh Maarten Paes dan Ernando Ari, Timnas Indonesia sempat memiliki beberapa nama yang pernah jadi bintang karena kepiawaiannya dalam menjaga gawang. Namun, kini banyak dari mereka yang tidak lagi terdengar kabarnya.

Siapa sajakah nama-nama tersebut? Cari tahu jawabannya di bawah!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia selalu punya cerita menarik dari masa ke masa. Beberapa nama ini dulu pernah menjadi idola dan dipuja-puja, tapi kini 6 mantan kiper skuad merah putih ini seolah menghilang bak ditelan bumi.

Setelah tak lagi merumput bersama tim sepak bola nasional Indonesia, bagaimana nasib mereka sekarang?

1. Hendro Kartiko

Timnas Indonesia pernah memiliki kiper terbaik dengan ciri khas kecepatan dan ketangkasan dalam menghalau bola, ia adalah Hendro Kartiko. Selama kariernya membela tim nasional, Hendro berhasil membukukan 60 penampilan, dan salah satu yang terbaik adalah ketika laga Piala Asia tahun 2000.

Karena performa luar biasanya dalam menjaga pertahanan timnas, ia sampai memiliki julukan "Fabien Barthez Indonesia".

Penjaga gawang kelahiran Banyuwangi ini akhirnya memutuskan untuk gantung sepatu pada tahun 2012 dan sempat menjadi pelatih kiper untuk Arema Indonesia.

2. Kurnia Sandy

Selanjutnya, ada Kurnia Sandy mantan kiper Timnas Indonesia yang sempat memberi kontribusi penting untuk tim nasional dalam beberapa kompetisi internasional.

Nasib malang sempat menghampirinya, di tahun 2015 Sandy diketahui mengalami sakit parah. Ia dikabarkan sempat lupa ingatan dan pensiun sejenak dari sepak bola.

Namun, darah sepak bola seolah sudah melekat dalam tubuhnya. Setelah sembuh dari sakitnya, ia kembali terjun ke dunia sepak bola dan menjadi pelatih Madura United.

3. Jendri Pitoy

Mantan kiper Timnas Indonesia, Jendri Pitoy
Mantan kiper Timnas Indonesia, Jendri Pitoy
Sumber :
  • twitter/sulutunited

 

Memiliki nama asli Yandri Christian Pitoy, mantan kiper Timnas Indonesia ini pernah bermain di banyak klub tanah air seperti, Persiram Raja Ampat, Persema Manado, Persikota Tangerang, Persipura Jayapura, Persema Manokwari, Persija Jakarta, dan Persib Bandung.

Tak hanya itu, selama kariernya sebagai kiper, Jendri Pitoy juga sempat mengikuti beberapa turnamen internasional yang mewakili Timnas Indonesia.

Salah satu pencapaian terbesarnya adalah di tahun 2002 dan 2004 kala skuad garuda berhasil mencapai posisi runner-up dalam AFF Championship.

Kini Jendri Pitoy memilih untuk berhenti di dunia sepak bola dan lebih memilih untuk mengembangkan bisnisnya di bidang peternakan ayam di kampung halamannya.

4. Markus Horison

Mantan legenda kiper Timnas Indonesia, Markus Horison
Mantan legenda kiper Timnas Indonesia, Markus Horison
Sumber :
  • Instagram/@markoeshorison81

 

Nama Markus Horison seakan tak asing lagi di telinga banyak orang, lantaran sempat menikah dengan selebriti tanah air.

Ia merupakan mantan kiper Timnas Indonesia dan Persib Bandung yang cukup terkenal karena kepiawaiannya dalam menjaga gawang tak usah diragukan lagi.

Pada tim nasional Indonesia, Markus mengawali debutnya di turnamen internasional resmi dengan penampilan yang memukau publik kala melawan Korea Selatan di Piala Asia 2007.

Di tahun 2024, ia juga sempat memeriahkan pemilu dengan maju sebagai anggota DPRD Kota Bandung lewat PDI Perjuangan.

5. Ferry Rotinsulu

Selanjutnya, ada Ferry Rotinsulu yang pernah bermain untuk klub Sriwijaya FC. Meski tak terlalu mencolok, Ferry sempat dipercaya untuk membela skuad Garuda pada ajang Sea Games tahun 2005.

Kemudian, di tahun 2007 tepatnya pada ajang Asian Cup, ia ditunjuk menjadi pelatih Markus Horison. Sosoknya juga berhasil membawa Sriwijaya FC menjadi juara Piala Indonesia. 

Di tahun 2013, ia sempat banting stir menjadi pelaku usaha di bidang kuliner dengan mendirikan rumah makan.

Namun, berdasarkan kabar terbarunya, Ferry kembali ke klub yang telah membesarkan namanya dengan menjadi pelatih penjaga gawang di Sriwijaya FC.

6. Kurnia Meiga

Kurnia Meiga
Kurnia Meiga
Sumber :
  • Antara

 

Kurnia Meiga sempat jadi kiper andalan Timnas Indonesia pada masanya. Pria yang lahir di tahun 1990 ini menjadi kian dikenal saat bergabung dengan klub Arema.

Namun, di tahun 2017 kariernya sebagai penjaga gawang mulai meredup seiring dengan kabar bahwa dirinya mengidap gangguan pembengkakan saraf mata.

Kini, Kurnia Meiga tengah berjuang melawan penyakit glaukoma dan memutuskan untuk berjualan untuk menyambung hidupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Itu dia nasib 6 mantan kiper Timnas Indonesia yang dulu sempat jadi yang terbaik di masanya.

(hnf/amr/nka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT