News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kalah di Final Piala AFF U19, Netizen Thailand Doakan Timnas Indonesia Terseok-seok di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Netizen Thailand di media sosial berharap agar Timnas Indonesia terseok-seok di Kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah negaranya dikalahkan di final Piala AFF U19
Jumat, 2 Agustus 2024 - 16:32 WIB
Timnas Indonesia jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • AFC

tvOnenews.com - Sejumlah netizen asal Thailand di media sosial berharap agar Timnas Indonesia terseok-seok di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Hal itu mereka sampaikan tak lama setelah Thailand dikalahkan Timnas Indonesia dalam pertandingan final Piala AFF U19, Senin (29/7/2024) lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia senior tak lama lagi bakal melakoni pertandingan pembuka putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Skuad Shin Tae-yong dijadwalkan akan terlebih dahulu bertamu ke markas Arab Saudi pada awal September 2024 mendatang sesama kontestan grup C.

Sebagai informasi, Timnas Indonesia tergabung bersama negara-negara kuat di grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 di antaranya Jepang, Australia, Arab Saudi, Bahrain, dan China.

Timnas Indonesia juga menjadi negara Asia Tenggara satu-satunya yang mampu melaju sampai ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Kondisi ini dikarenakan negara Asia Tenggara lainnya seperti Thailand, Vietnam, Malaysia, hingga Filipina langkahnya terhenti di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026.

tvonenews

Maka dari itu, Timnas Indonesia menjadi harapan satu-satunya bagi suporter Asia Tenggara untuk mengharumkan kawasan ASEAN di babak tersebut.

Meski demikian, sebagian suporter ASEAN lainnya justru mendoakan agar Timnas Indonesia terseok-seok di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Salah satu suporter atau netizen Asia Tenggara yang berharap Timnas Indonesia kesulitan di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 berasal dari Thailand.

Ketika itu, netizen asal Thailand mengungkapkan harapannya di media sosial agar Timnas Indonesia terhenti langkahnya di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Usut punya usut, netizen Thailand ternyata tak terima negaranya kalah dari Timnas Indonesia dalam perebutan trofi Piala AFF U19 2024 beberapa waktu lalu.

Memang, Timnas Indonesia asuhan Indra Sjafri tampil cukup meyakinkan di laga final sampai membuat Thailand gagal pada Piala AFF U19 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah seorang fans Thailand pun beralasan bahwa kekalahan negaranya disebabkan karena Timnas Indonesia sebagai tuan rumah telah mengatur jam pertandingan yang tak menguntungkan bagi mereka.

Situasi itulah yang mengakibatkan pemain Thailand kelelahan hingga tak mampu berbuat banyak saat berjumpa Timnas Indonesia di final.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT