News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Terima Negaranya Kalah di Final, Suporter Thailand Tuding Timnas Indonesia Lakukan Hal Ini Demi Jadi Juara Piala AFF U19

Suporter Thailand merasa tak terima negaranya kalah dari Timnas Indonesia di Piala AFF U19. Mereka bahkan menuding skuad Garuda Muda lakukan ini demi jadi juara
Selasa, 30 Juli 2024 - 21:34 WIB
Suporter Thailand tak terima negaranya kalah dari Timnas Indonesia di Piala AFF U19
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Suporter Thailand merasa tak terima negaranya dikalahkan Timnas Indonesia dalam perebutan gelar juara Piala AFF U19 2024.

Sebagian suporter Thailand tersebut bahkan menuduh Timnas Indonesia melakukan hal ini demi memuluskan ambisi naik di podium tertinggi Piala AFF U19.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, Timnas Indonesia baru saja naik sebagai penguasa tertinggi ASEAN setelah menumbangkan Thailand di final Piala AFF U19.

Dalam perjalanannya menuju gelar juara Piala AFF U19, Timnas Indonesia berhasil menyingkirkan negara-negara unggulan macam Malaysia dan Thailand.

Sebelum itu, pasukan Indra Sjafri juga berhasil menyapu bersih kemenangan dalam tiga pertandingan fase grup yakni melawan Filipina, Kamboja, dan Timor Leste.

Pertemuan Timnas Indonesia dengan Thailand di partai puncak bukanlah yang pertama. Kedua tim sebelumnya pernah berjumpa di laga final SEA Games 2023.

Saat itu, Timnas Indonesia U23 yang juga dinahkodai oleh Indra Sjafri sukses pecundangi Thailand sekaligus mengeklaim medali emas SEA Games 2023.

tvonenews

Setahun berlalu, Timnas Indonesia kembali dihadapkan dengan Thailand dalam laga final. Kali ini, kedua negara besar ASEAN itu bertemu di Piala AFF U19.

Indra Sjafri tentu punya pengalaman bagus saat berjumpa Thailand salah satunya di SEA Games 2023. Hal ini kemudian diterapkan saat final Piala AFF U19.

Terbukti, Timnas Indonesia yang kalah dalam hal penguasaan bola hingga jumlah tembakan ke gawang justru mampu mencuri satu gol melalui Jens Raven.

Tim Gajah Perang bukannya tanpa perlawanan. Beberapa kali mereka bombardir Timnas Indonesia meskipun sukses dimentahkan lini belakang Garuda Muda.

Hingga akhir laga, skor tidak berubah dan keunggulan 1-0 atas Thailand mengantarkan Timnas Indonesia meraih trofi Piala AFF U19 untuk kedua kalinya.

Seusai laga, ramai suporter Asia Tenggara membanjiri komentar media sosial dan banyak dari mereka mengucapkan selamat atas keberhasilan Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, sejumlah suporter asal Thailand justru tampak tak menerima kegagalan negaranya membawa pulang trofi Piala AFF U19.

Di laman media sosial penggemar sepak bola ASEAN, fans Thailand menuding jika Timnas Indonesia diuntungkan dengan jadwal yang bagus daripada negaranya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT