News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dipaksa Iptu Rudiana Buat Kesaksian Palsu di Kasus Vina Cirebon, Saksi Dede Blak-blakan Ngaku Tak Tenang: Lebih Baik…

Saksi Dede blak-blakan mengaku tak tenang memberikan kesaksian palsu atas arahan Iptu Rudiana di kasus Vina Cirebon. Lantas, seperti apa pengakuan Dede itu?
Minggu, 21 Juli 2024 - 17:17 WIB
Saksi Dede dan Iptu Rudiana soal kasus Vina Cirebon
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Saksi Dede blak-blakan mengaku tak tenang memberi kesaksian palsu atas arahan ayah Eky, Iptu Rudiana di kasus Vina Cirebon.

Baru-baru ini, salah satu saksi kunci kasus Vina Cirebon yakni Dede muncul ke hadapan publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah sekian lama sembunyi, kini Dede berani tampil menceritakan kejadian sebenarnya dalam kasus kematian Vina Cirebon.

Kepada Dedi Mulyadi, Dede blak-blakan mengungkap tabiat ayah Eky, Iptu Rudiana. 

Lantas, seperti apa pengakuan Dede atas kasus Vina Cirebon? Simak artikelnya berikut.


Saksi Dede dan Iptu Rudiana. Sumber: kolase tvOnenews.com

Vina dan kekasihnya, Eky tewas akibat pembunuhan geng motor Cirebon pada 2016 silam.

Salah satu saksi, Dede akhirnya berani blak-blakan membongkar kejadian sebenarnya tentang Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kasus Vina Cirebon.

Momen tersebut diungkap Dede saat hadir dalam kanal YouTube milik Dedi Mulyadi.

Seperti diketahui, Dede bersama Aep merupakan saksi kunci dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky yang terjadi 8 tahun lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Dede mengaku dipaksa untuk memberikan keterangan palsu yang telah dirancang oleh Aep dan Iptu Rudiana.

Secara terang-terangan, Dede mengaku kesaksiannya adalah palsu. 

Hal tersebut dilakukan karena dipaksa oleh Aep dan juga Iptu Rudiana selaku ayah Eky yang turut menjadi korban tewas dalam peristiwa naas tersebut.

"Kesaksian saya palsu pak. Saya bohong. Karena saya disuruh Aep sama Pak Rudiana," ucap Dede dikutip tvOnenews.com dari kanal YouTube milik Dedi Mulyadi.

Mendengar hal ini, Dedi Mulyadi langsung emosi. 

Mantan Bupati Purwakarta itu mengaku geram dengan Iptu Rudiana.

Bukan hanya itu, Dedi Mulyadi tak habis pikir dengan Iptu Rudiana menjerumuskan rakyat kecil dalam hal ini Dede di kasus Vina Cirebon.

Dikatakan Dedi Mulyadi, Dede sendiri tak tahu-menahu soal kasus Vina Cirebon.

Dedi Mulyadi lantas memberikan sindiran pedas terhadap Iptu Rudiana.

"Kenapa yang ditangkap mereka yang tidak bersalah. Kenapa mereka dituduh merudapaksa, mereka tidak merudapaksa. Kenapa memperalat orang kecil untuk membuat keterangan palsu. Kenapa?" ujar Dedi Mulyadi. 

Aep juga menjadi sorotan dalam kasus Vina Cirebon. Dedi Mulyadi meminta Aep untuk segera muncul dan jujur atas kesaksiannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dede bahkan memohon kepada Aep untuk terbuka atas kasus ini.

"Lebih baik jujur, lebih baik keluar, memberikan keterangan yang sebenar-benarnya. Daripada bohong. Kita dihantui dengan kebohongan kita," ujar Dede. (hnf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT