News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Duh, Sosok ini Sebut Panji Gumilang Sang Dedengkot Al Zaytun Tafsirkan Al Quran Dengan Nafsunya, Ternyata Gara-gara.....

Pemimpin Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang, diketahui beberapa kali membawa ayat Al Qur'an ketika sedang melakukan ceramah. Ternyata seorang ahli menyebut bahwa
Selasa, 11 Juli 2023 - 09:16 WIB
Potret pemerhati pesantren ketika diundang dalam Catatan Demokrasi tvOne
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com – Kontroversi Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun masih terus memanas hingga saat ini (10/07/2023).

Belakangan bermunculan beberapa tokoh agama yang memberikan komentarnya terhadap pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain Habib Bahar bin Smith ada beberapa tokoh ulama lain yang turut bersuara menyangkut Ponpes Al Zaytun, di antaranya Novel Bamukmin, selaku Wasekjen PA 212, serta M. Najih Arromadloni, selaku pemerhati pesantren.

Dalam program Catatan Demokrasi tvOne, kedua sosok tersebut memberikan pendapatnya mengenai Panji Gumilang.

Menurut Novel Bamukmin Ponpes Al Zaytun masuk dalam kategori sesat. Hal ini lantaran ada 16 poin kesesatan yang menurutnya telah ditunjukkan oleh Panji Gumilang, pemimpin Ponpes Al Zaytun.

“Bahwa penyataan sikap 3 pilar Front Pembela Islam, PA 212, dan GNPF Ulama itu yaitu sikap kami tegas bahwa tangkap Panji Gumilang dan bubarkan Al Zaytun,” ungkap Novel Bamukmin dengan tegas dalam acara Catatan Demokrasi tvOne (5/7/2023).

Beberapa kesesatan Panji Gumilang menurut poin-poin tersebut adalah mencampur laki-laki dan perempuan dalam satu shaf salat berjamaah, mengajarkan tata cara adzan yang tidak sesuai petunjuk nabi SAW, mengajarkan nyanyian salam Yahudi, memperbolehkan zina ditukar dengan uang, dan lain-lain.

Pemerhati Pesantren Sebut Panji Gumilang

Bukan hanya Novel Bamukmin, pemerhati pesantren M. Najih Arromadloni, juga memberikan pendapatnya mengenai Panji Gumilang.

M. Najih Arromadloni menyebut bahwa menafsirkan Al Qur’an tidak boleh sembarangan. Hal ini lantaran dalam menafsirkan Al Qur’an ada kaidah tafsir tersendiri yang perlu diikuti.

“Menafsirkan Al Qur’an itu nggak bisa sembarangan karena ada kaidah-kaidah tafsirnya,” ungkap M. Najih Arromadloni pada tvOne (4/7/2023).

Najih juga mengatakan bahwa Nabi SAW sudah memberikan ancaman terhadap orang yang menafsirkan Al Qur’an dengan nafsunya. Ia menyebut bahwa nabi menyebut bahwa barangsiapa yang menafsirkan Al Qur’an dengan nafsunya maka tempatnya adalah neraka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Panji ini seneng sekali menafsirkan Al Qur’an dengan nafsunya. Contoh misalnya dia mengatakan bahwa wanita itu tidak harus dinikahi yang penting adalah digauli dengan baik. Katanya itu dari Al Qur’an karena di Al Qur’annya wa 'aasyiruuhunna bil ma'ruuf, padahal ayat ini berlaku untuk yang sudah suami istri,” ungkap M. Najih Arromadloni.

(Lsn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT