Warga Purbalingga Wajib Bangga, Taman Cempulutan Jadi Objek Wisata Alam Murah yang Mengesankan
- Tangkapan layar YouTube Longok Jendela
tvOnenews.com - Taman Cempulutan menjadi salah satu objek wisata alam di Purbalingga yang mencuri perhatian publik. Kehadirannya berhasil menggetarkan jagad maya.
Objek wisata Taman Cempulutan belum lama ini resmi dibuka pada Selasa, 23 Desember 2025. Taman ini menjadi destinasi wisata alam baru yang mengesankan di Kabupaten Purbalingga.
Objek wisata Taman Cempulutan merupakan wisata bernuansa alam. Menariknya, tempat wisata ini dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Krida Mukti.
Maka dari itu, dengan adanya peresmian Taman Cempulutan menjadi harapan bagi warga desa. Objek wisata ini sebagai motor ekonomi dari sektor kepariwisataan.
Mengenal Objek Wisata Alam Taman Cempulutan di Purbalingga
- Pemkab Purbalingga
Direktur BUMDes Krida Mukti, Musodik menyampaikan, Taman Cempulutan merupakan objek wisata terletak di Desa Kramat, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga.
Daya tarik dari Taman Cempulutan menawarkan area camping ground. Tentu adanya tempat perkemahan mampu memberikan pengalaman mengesankan terhadap wisatawan.
"Di sini ada area tempat kamping," ungkap Musodik dalam keterangan resminya, Jumat (2/1/2026).
Selain tempat kamping, beragam fasilitas di Taman Cempulutan juga dapat memanjakan berbagai kalangan wisatawan. Tidak ada perbedaan usia untuk menikmati panorama alam di taman ini.
Adapun fasilitas Taman Cempulutan mampu memenuhi kebutuhan pengunjung, antara lain kolam renang anak, gazebo, musholah, taman bermain, dan lain-lain.
"Kalau masyarakat ingin mengadakan acara atau pertemuan, kami juga menyediakan aula," terangnya.
Menurut Musodik, keunggulan utama dari objek wisata di Kabupaten Purbalingga ini, yakni adanya kolam renang. Fasilitas ini tidak menggunakan air buatan, melainkan bersumber dari air alami.
Air alami di kolam renang anak langsung berasal dari Sungai Singa. Sementara aliran air Sungai Singa berlangsung dari Desa Kramat.
Kondisi airnya yang masih segar, dingin, serta alami memanjakan pengunjung berbasis keluarga membawa anak semakin nyaman berada di area Taman Cempulutan.
Karena berasal dari aliran air sungai, air di kolam renang di Taman Cempulutan akan selalu bersih. Ia meyakini anak-anak dapat berenang sepuasnya tanpa ada kotoran di dalam kolam.
Musodik menyampaikan Taman Cempulutan sangat merakyat. Bahkan semua kalangan pasti mampu mengunjungi wisata terbaik di Purbalingga ini.
Daya tarik lainnya dari Taman Cempulutan terletak pada nuansa alamnya. Pengunjung bisa melihat panorama Bukit Siregol dikenal wisata populer pada panorama dan suasana alamnya yang sejuk.
Pengunjung juga bisa melihat derasnya aliran air terjun yang masih alami dari Taman Cempulutan. Hal ini dapat menghilangkan penat saat liburan bersama keluarga.
Harga tiket masuk (HTM) Taman Cempulutan tergolong murah. Pengunjung akan dikenakan tarif sebesar Rp5.000 per orang. Pengunjung juga tidak akan dikenakan biaya tambahan lain.
"Dengan tiket lima ribu rupiah, pengunjung sudah bisa menikmati semua fasilitas yang tersedia," jelasnya.
Untuk urusan berkemah di area camping ground Taman Cempulutan, kata Musodik, pengunjung akan dikenakan biaya sendiri. Alasannya untuk kebutuhan penyewaan tenda dan fasilitas pendukung lainnya.
"Harapannya, Taman Cempulutan ini bisa menjadi sumber pemasukan bagi BUMDes dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ucapnya.
Sumber Biaya Pembangunan Objek Wisata Taman Cempulutan
- Pemprov Jateng
Ia menyampaikan spekulasinya terkait biaya pembangunan objek wisata taman tersebut. Ia mengatakan sumbernya berasal dari penyertaan modal desa.
Ia berpendapat modal desa dipakai untuk pembangunan Taman Cempulutan bentuk adanya dukungan dari pemerintah desa setempat. Sebab taman ini sangat potensial membangun perekonomian warga lokal.
Untuk itu, areanya yang bernuansa alam menghadirkan berbagai jenis tanaman mampu dikelola menjadi makanan dan minuman. Kopi Robusta dan Kopi Sigotak menjadi produk unggulan minuman khas Desa Kramat.
Sementara Kepala Desa Kramat, Jarwani sangat meyakini adanya pembangunan Taman Cempulutan menjadi gebrakan awal untuk masyarakat desa. Ia melihat ada banyak potensi di area desa untuk dijadikan sektor pariwisata bernuansa alam.
Tak hanya itu, Desa Kramat juga diharapkan menjadi tempat wisata berbasis konservasi. Sebab desa di Purbalingga ini unggul dengan keindahan alamnya.
"Kawasan wisata ini dapat menjadi jembatan lahirnya wahana-wahana lain, yang mendukung berkembangnya wisata konservasi Sigotak Desa Kramat atau Siregol Argo Buthak," tukasnya.
(hap)
Load more