News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Tempat Wisata di Sukabumi Buat yang Berjiwa Petualang

Sebagian besar tempat wisata di Sukabumi merupakan tempat wisata bertemakan alam. Tak sedikit potensi wisata yang dapat dikunjungi di bentang alam Sukabumi.
Sabtu, 5 Maret 2022 - 11:27 WIB
Jembatan Situ Gunung
Sumber :
  • viva.co.id

Sebagian besar tempat wisata di Sukabumi merupakan tempat wisata bertemakan alam. Berlokasi di kaki Gunung Gede dan Gunung Pangrango, Sukabumi memiliki suhu udara yang cukup sejuk.

Selain Puncak, Sukabumi juga salah satu destinasi wisata Jawa Barat andalan warga ibu kota yang ingin menjauh sejenak dari keriuhan. Hal ini dikarenakan wilayah ini berada tak jauh dari kota-kota besar seperti Jakarta dan Bandung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kalau kamu berangkat dari Jakarta, kamu tinggal menggunakan tol Jagorawi dan ikuti arahan dari papan penunjuk jalan. Perjalanan dari Jakarta menuju Sukabumi biasanya dapat ditempuh dalam 3 hingga 5 jam. Sukabumi juga bisa dicapai dari Bandung dengan durasi perjalanan kurang lebih 3 jam saja.

Tak sedikit potensi wisata yang dapat dikunjungi disini karena Sukabumi memiliki gunung dan juga pantai dalam wilayah administrasinya. Berikut adalah daftar tempat wisata di Sukabumi yang dapat kamu kunjungi saat berwisata di Jawa Barat.

 

Jembatan Situ Gunung

Berada pada ketinggian 150 meter dengan panjang 250 meter, pemandangan dari Jembatan Situ Gunung sungguh spektakuler. Dengan pemandangan yang hijau dan suasana alam yang tenang, kamu bisa dengan mudah melepaskan pikiranmu dari beban yang selama ini menggelayuti.

Disini kamu dapat merasakan sensasi berjalan di atas kanopi hutan lengkap dengan pepohonan dan bukit-bukit. Setelah puas berfoto dan menikmati pemandangan, dari lokasi ini kamu juga bisa melanjutkan eksplorasi Jawa Barat ke Curug Sawer untuk merasakan segarnya percikan air terjun yang letaknya kurang lebih 10 menit dari Jembatan Situ Gunung.

Sekilas Jembatan Situ Gintung seperti menghubungkan dua kontur geografis yang terpisah. Namun jika kamu melihat lebih jeli, jembatan ini juga dapat menyambungkan kembali hubungan harmonis antara manusia dengan alam.

 

Geopark Ciletuh

Buat kamu yang memiliki jiwa petualang dan gemar menjelajah alam, Geopark Ciletuh adalah objek wisata alam di Sukabumi yang wajib untuk didatangi.

Geopark Ciletuh berada di 8 kecamatan di 74 desa/kelurahan di Sukabumi dan memiliki luas sekitar 128.000 hektar. Geopark ini adalah satu-satunya geopark atau taman bumi di Jawa Barat sekaligus yang pertama dan yang ke tiga di Indonesia.

Geopark Ciletuh memiliki bentuk menyerupai tapal kuda (amphitheater) dengan diameter sekitar 15 kilometer yang menghadap ke Teluk Ciletuh. Dengan area yang begitu luas, jumlah obyek wisata di Geopark Ciletuh pun sangat banyak hingga mencapai puluhan obyek wisata.

Selain panorama pepohonan dan persawahan yang asri, ada banyak sekali air terjun eksotis yang bisa kamu nikmati di kawasan alam ini. Air terjun atau curug yang bisa ditemui di kawasan wisata di Sukabumi ini adalah Curug Cimarinjung, Curug Cikaso, Curug Awang, dan masih banyak lagi.

Di sini terdapat kawasan dengan keragaman geologi, hayati, dan budaya yang dikelola melalui prinsip konservasi, edukasi, dan pembangunan yang berkelanjutan.

Dengan kekayaan alam dan kultural tersebut, Geopark Ciletuh akhirnya berhasil menyabet predikat sebagai Warisan Dunia UNESCO pada 2018, sekaligus menjadi penopang ekonomi masyarakat setempat.

 

Pantai Ombak Tujuh

Pantai ini menawarkan pasir putih dengan air yang jernih. Di sini dapat terlihat ikan-ikan dan kepiting kecil serta bintang laut dan rumput laut yang tersebar di batu-batu karang. Namun karena besarnya ombak di sini, disarankan untuk berhati-hati.

Namun justru karena ombak yang besar itu, Pantai Ombak Tujuh merupakan tempat yang ideal untuk para peselancar, karena pantai ini memiliki ombak yang tinggi.

Sesuai dengan namanya Ombak Tujuh, pantai ini memiliki ombak yang berjumlah tujuh yang bergulung secara berurutan. Lokasi ini sering dikunjungi oleh para peselancar baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Ketinggian ombak di lokasi ini bisa mencapai 6 meter dan cukup untuk menguji adrenalin para surfer. Kondisi inilah yang digemari para peselancar untuk menjajal keganasan ombak di pantai ini.

Menurut para warga setempat, pantai ini cukup ramai oleh para peselancar tertama pada bulan Juni-Juli atau pada saat cuaca cerah.

Sayang sekali pantai ini kurang dikenal karena sulitnya akses ke sini. Namun sisi positifinya adalah sepinya pengunjung membuat kamu serasa berada di pantai pribadi. Kurang populernya lokasi ini juga membuat keindahan lingkungannya sangat terjaga.

Pantai ini berjarak kurang lebih 15 km dari Ujung Genteng melewati Pantai Cibuaya, lalu ke Pangumbahan, muara Cipanarikan, dan kemudian Citirem, setelah itu barulah sampai di Pantai Ombak Tujuh.

Perjalanan ini membutuhkan waktu yang lumayan lama sekitar 6 jam perjalanan melewati medan berpasir dan batu-batu karang. Selain berjalan kaki, kamu juga bisa menyewa ojek atau kapal yang siap mengantarkanmu ke lokasi dengan imbalan sejumlah uang.

 

Kasepuhan Ciptagelar

Kasepuhan Ciptagelar merupakan kampung adat yang berada di wilayah Kampung Sukamulya Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

Begitu datang di lokasi ini, kamu akan langsung mengetahui bahwa Kasepuhan ini merupakan wilayah yang memegang teguh hukum adat cukup dari bentuk fisiknya saja.

Komunitas adat ini berada pada lokasi dan bangunan rumah yang masih berpegang pada tradisi orang Sunda zaman dulu. Berdiri sejak tahun 1368, Kasepuhan Ciptagelar didirikan oleh pasukan Kerajaan Sunda yang menuruti perintah Prabu Siliwangi.

Disini kamu bisa merasakan sendiri harmonisnya kehidupan manusia dengan alam. Kamu juga bisa belajar tentang rutinitas, budaya, dan tradisi masyarakat Sunda.

Namun karena kondisi pandemi Covid-19, alangkah baiknya kamu menghubungi pihak Kasepuhan Ciptagelar dahulu sebelum berkunjung kesana, ya.

 

Arung Jeram Sungai Citatih

Bicara tentang aktivitas dan destinasi wisata di Sukabumi seperti tak ada habisnya. Setelah menjelajahi pegunungan, pesisir, dan perkampungan, ada juga wisata seru yang bisa kamu lakukan bersama teman-teman atau keluarga di Sungai Citatih.

Benar sekali, sesuai namanya Sungai Citatih menawarkan aktivitas menantang yakni arung jeram. Dilansir dari berbagai sumber, Sungai Citatih sendiri berada pada kategori Grade 4+, artinya Sungai Citatih punya karakteristik jeram atau riam panjang yang menyambung, kemiringan tajam dan bebatuan besar disekitar jeram.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak perlu khawatir akan keamanannya karena selama kamu memperhatikan dan menaati peraturan dari penyedia jasa rafting atau arung jeram ini, petualanganmu akan tetap aman dan seru. Para penyedia jasa rafting ini juga dipandu oleh pemandu yang profesional serta tim rescue yang berpengalaman.

Tak hanya arung jeram, penyedia jasa sekitar biasanya juga memiliki aktivitas-aktivitas menyenangkan lainnya seperti camping, outbond, hingga paintball.

Demikian beberapa tempat wisata di Sukabumi yang dapat kamu kunjungi akhir pekan ini. Yuk, tunggu apa lagi? (afr)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT