News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mentadabburi Petra, Kota Kuno yang Canggih dari Abad ke-4 Sebelum Masehi

Cuaca cerah berangin dingin menyambut kedatangan jemaah Elharamain Wisata di bandara Queen Alia International pukul 07.00 waktu Amman. Kedatangan jemaah di ...
Minggu, 3 November 2024 - 14:14 WIB
Mentadabburi Petra, Kota Kuno yang Canggih dari Abad ke-4 Sebelum Masehi
Sumber :
  • Ammar Ramzi

tvOnenews.com - Cuaca cerah berangin dingin menyambut kedatangan jemaah Elharamain Wisata di bandara Queen Alia International pukul 07.00 waktu Amman.

Kedatangan jemaah disambut hangat pemandu wisata lokal bernama Oday, pemuda asli Yordania yang fasih berbahasa Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Katanya, hanya dua bulan dia belajar Bahasa Indonesia di Yogyakarta, sisanya belajar lagi sendiri. Luar biasa. 

Oday langsung membawa kami menuju Petra, situs warisan dunia sejak tahun 1985. Petra juga ditetapkan menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia pada tahun 2007.

Java Ahmad jemaah termuda di perjalanan ini mengaku sudah tidak sabar melihat langsung lokasi syuting film Indiana Jones and the Last Crusade itu.

Perjalanan menuju Petra dari bandara Queen Alia International (34,2 km) hanya membutuhkan waktu tempuh 31 menit menggunakan bus.

Bus membelah gurun pasir Yordania. Mata disajikan pemandangan bukit dan lembah berpasir dengan sedikit hijauan di sana.

Bus mulai menanjak, dari ketinggian nampak pegunungan batu berwarna merah.

Gunung batu Petra
Gunung batu Petra
Sumber :
  • Ammar Ramzi

 

Warna merahnya benar-benar mencolok, kontras dengan daerah sekitarnya yang berwarna coklat.

Di balik gunung berbatu itulah terletak Petra, sebuah kota batu kuno yang terbuat dari pahatan batuan merah muda.

Kota Petra sempat hilang selama berabad-abad dan baru ditemukan kembali pada tahun 1812 oleh penjelajah asal Swiss Johan Ludwig Burckhardt.

Maka dari itu para sejarawan menyebut Petra sebagai The Lost City atau Kota yang Hilang.

Menurut catatan Universitas Cambridge, Buckhardt saat itu mendapatkan misi perjalanan dari Presiden Asosiasi Afrika Sir Joseph Banks untuk menjelajahi Sahara dan menemukan sumber sungai.

Perjalanan itu membawa Buckhardt sampai ke Wadi Musa -wilayah berbatuan merah tempat Petra berada.

Petra diyakini telah ada sejak abad ke-4 Sebelum Masehi atau sudah berusia lebih dari 2.000 tahun.

Suku Nabatean yang membangun kota batu tersebut dengan hebat menemukan cara yang efisien untuk menyalurkan air ke pusat kota Kerajaan Nabath.

Sistem Irigasi di Petra
Sistem Irigasi di Petra
Sumber :
  • Ammar Ramzi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Pembangunan sistim irigasi yang mereka bangun berhasil membuat kota Petra hidup. Perkebunan bisa tumbuh subur bahkan mereka memiliki air mancur yang menghiasi kota tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT