News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BYD Bawa Seal Performance, Dolphin Dynamic, dan Atto 1 Dynamic Jadi Hadiah Utama Program High Spender Loyalitas Pelita Air

Kolaborasi BYD Haka Auto dengan Pelita Air melalui program “Pelita Air High Spender” yang berlangsung 1/10/25 hingga 31/10/26. Adopsi kendaraan listrik di Tanah Air
Minggu, 5 Oktober 2025 - 00:37 WIB
BYD Bawa Seal, Dolphin, dan Atto Jadi Hadiah Utama Program High Spender Loyalitas Pelita Air
Sumber :
  • Antara Otomotif

tvOnenews.com - Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia semakin pesat dalam beberapa tahun terakhir. Kehadiran berbagai merek global, termasuk BYD, semakin memperkaya pilihan konsumen yang ingin beralih ke mobil ramah lingkungan

Adopsi kendaraan listrik di Tanah Air didorong oleh meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya transisi energi bersih serta dukungan kebijakan pemerintah melalui berbagai insentif. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, ketersediaan infrastruktur pendukung seperti stasiun pengisian daya juga semakin meluas, sehingga menjadikan mobil listrik kian diminati oleh pasar domestik.

BYD, yang dikenal sebagai salah satu pemain utama mobil listrik global, kini makin agresif memperluas pasarnya di Indonesia. Melalui berbagai lini produk seperti BYD Dolphin, Seal, dan Atto, perusahaan ini menawarkan kendaraan yang tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga dilengkapi teknologi modern. 

Kehadiran BYD juga menandai persaingan positif di sektor otomotif nasional, mendorong inovasi dan harga yang semakin kompetitif. Kolaborasi dengan berbagai pihak pun dilakukan guna mempercepat adopsi kendaraan listrik dan memperkuat ekosistemnya di Indonesia.

Salah satu langkah nyata adalah kolaborasi BYD Haka Auto dengan Pelita Air melalui program “Pelita Air High Spender” yang berlangsung 1 Oktober 2025 hingga 31 Oktober 2026. 

Program ini ditujukan untuk memberikan apresiasi kepada pelanggan setia, sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional. 

Melansir dari Antara Otomotif, hadiah utama berupa mobil listrik BYD tipe Seal Performance, Dolphin Dynamic, dan Atto 1 Dynamic menjadi daya tarik utama yang merepresentasikan simbol keberlanjutan. 

“Hadiah utama berupa mobil listrik menjadi simbol nyata komitmen dalam mendukung transisi energi bersih dan mendorong gaya hidup ramah lingkungan,” ujar Dendy Kurniawan, Direktur Utama Pelita Air.

Selain menghadirkan hadiah mobil listrik, Pelita Air juga menegaskan komitmennya dalam praktik keberlanjutan. Sebelumnya, maskapai ini telah mulai menggunakan Pertamina Sustainable Aviation Fuel (Pertamina SAF) dan mengurangi penggunaan kertas sekali pakai melalui kemasan daur ulang. 

Kini, semangat keberlanjutan itu dibawa ke ranah program loyalitas pelanggan. “Program ini bukan hanya untuk mengapresiasi pelanggan setia, tetapi juga sebagai kontribusi kami pada keberlanjutan lingkungan,” tambah Dendy.

Dari sisi BYD, kerja sama ini mendapat sambutan positif. CEO BYD Haka Auto, Hariyadi Kaimuddin, menyatakan bahwa kolaborasi ini selaras dengan visi BYD dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia. 

“Sama seperti kami yang merevolusi perjalanan di udara, BYD berkomitmen menghadirkan teknologi ramah lingkungan terdepan untuk mobilitas di darat,” ujarnya. 

Ia juga menambahkan bahwa para pemenang akan mendapatkan dukungan penuh berupa garansi resmi dan layanan purna jual dari jaringan BYD Haka Auto di berbagai kota besar.

Lebih jauh, program ini juga membuka ruang edukasi publik terkait kendaraan listrik. Haka Auto mengajak masyarakat untuk merasakan langsung pengalaman berkendara dengan lini produk BYD melalui showroom yang telah hadir di sejumlah kota besar Indonesia. 

Di sisi lain, mekanisme program berjalan transparan melalui sistem leaderboard real-time, di mana pelanggan yang melakukan pembelian tiket dan produk tambahan berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah, termasuk tiket gratis hingga travel voucher.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan adanya kolaborasi strategis ini, Pelita Air dan BYD Haka Auto tidak hanya memberikan pengalaman eksklusif bagi pelanggan, tetapi juga turut mempercepat perubahan gaya hidup masyarakat menuju mobilitas yang lebih ramah lingkungan. 

Sinergi antara transportasi udara dan darat berbasis energi bersih ini sekaligus menegaskan komitmen Indonesia dalam mendukung agenda global transisi energi dan pembangunan berkelanjutan. (udn)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT