News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sering Konsumsi Daging Merah Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Prostat, Benarkah Menurut Medis?

dr. Tirta ungkap fakta medis, konsumsi daging merah berlebihan bisa tingkatkan risiko kanker prostat pada pria. Ini penjelasan lengkapnya.
Rabu, 8 Oktober 2025 - 14:15 WIB
Ilustrasi Kanker Prostat
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Daging merah memang dikenal sebagai sumber protein hewani yang kaya nutrisi.

Namun, di balik manfaatnya, ternyata konsumsi daging merah yang berlebihan dapat membawa risiko kesehatan yang cukup serius, terutama bagi kaum pria.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini diungkapkan oleh dr. Tirta dalam salah satu tayangan di kanal YouTube miliknya yang membahas bahaya konsumsi daging merah secara berlebihan terhadap risiko kanker prostat.

Menurut dr. Tirta, konsumsi daging merah matang lebih dari 65 hingga 100 gram per minggu dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker.

"Makan daging merah matang lebih dari 65 sampai 100 gram per minggu itu bisa meningkatkan risiko kanker,” ujar dr. Tirta.

Ia menegaskan bahwa meskipun daging merah memiliki kandungan gizi yang sangat lengkap, konsumsi yang tidak seimbang justru bisa memicu penyakit berbahaya.

“Daging merah itu kan bermanfaat buat tubuh karena protein dan asam aminonya paling lengkap. Terus dia juga mengandung banyak mineral seperti vitamin D3, zink, B3, dan magnesium,” jelasnya.

Dengan kandungan gizi yang tinggi, tidak heran banyak orang menganggap daging merah sebagai sumber energi utama, terutama bagi mereka yang aktif berolahraga atau sedang menjalani program pembentukan otot.

Namun, dr. Tirta menambahkan bahwa di balik manfaat tersebut, ada risiko kesehatan yang perlu diperhatikan.

“Tapi daging merah ini juga ada efek sampingnya. Kalau terlalu banyak dia akan meningkatkan faktor risiko cancer yang hanya ada pada cowok, ya prostat,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa pria yang terlalu sering mengonsumsi daging merah dalam jangka panjang berisiko mengalami pembesaran prostat di usia tua.

Kondisi ini dikenal sebagai Benign Prostatic Hyperplasia (BPH), yaitu pembesaran kelenjar prostat yang bisa mengganggu proses buang air kecil.

"Orang yang konsumsi daging merah berlebihan di masa tua akan mengalami risiko yang namanya pembesaran pada prostat,” kata dr. Tirta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, dokter sekaligus influencer kesehatan itu juga menegaskan bahwa segala sesuatu yang dikonsumsi secara berlebihan pasti memiliki dampak negatif.

"Jadi segala hal itu kalau berlebihan tetap ada risikonya. Daging merah bagus buat tubuh, asal dikonsumsi dalam jangka yang wajar,” tambahnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT