News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Teknologi Robotik dalam Pengobatan Kanker Prostat: Bagaimana Perkembangannya di Dunia dan Indonesia?

Kehadiran sistem bedah robotik menjadi langkah penting untuk mendekatkan standar penanganan kanker prostat di dalam negeri dengan praktik medis global, sehingga
Selasa, 13 Januari 2026 - 23:59 WIB
Ilustrasi Teknologi Robotik dalam Pengobatan Kanker Prostat: Bagaimana Perkembangannya di Dunia dan Indonesia?
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Perkembangan teknologi kedokteran telah membawa perubahan besar dalam penanganan kanker prostat, salah satu jenis kanker yang paling banyak menyerang pria usia lanjut. 

Jika sebelumnya operasi terbuka menjadi pilihan utama, kini dunia medis beralih ke metode yang lebih presisi dan minim risiko melalui pemanfaatan teknologi robotik. Inovasi ini bertujuan meningkatkan akurasi pembedahan sekaligus menjaga kualitas hidup pasien setelah operasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di berbagai negara maju seperti Amerika Serikat, Jepang, dan beberapa negara Eropa, bedah robotik telah lama digunakan dalam penanganan kanker prostat. 

Data dari American Urological Association (AUA) menunjukkan bahwa sebagian besar prosedur radikal prostatektomi di Amerika Serikat kini dilakukan dengan bantuan sistem robotik. 

Pendekatan ini dinilai mampu menurunkan risiko komplikasi seperti perdarahan, gangguan kontrol urine, serta mempercepat masa pemulihan pasien.

Teknologi tersebut kini mulai tersedia di Indonesia, seiring meningkatnya kebutuhan akan layanan kesehatan berbasis presisi. 

Kehadiran sistem bedah robotik menjadi langkah penting untuk mendekatkan standar penanganan kanker prostat di dalam negeri dengan praktik medis global, sehingga pasien tidak selalu harus mencari pengobatan ke luar negeri.

Apa Itu Sistem Bedah Robotik Da Vinci XI?

Salah satu teknologi yang banyak digunakan secara global adalah Da Vinci XI. Meski sering disebut sebagai “robot bedah”, sistem ini tidak bekerja secara otomatis. Seluruh tindakan tetap dikendalikan oleh dokter spesialis yang telah menjalani pelatihan khusus.

Menurut Prof. Dr. dr. Agus Rizal A.H. Hamid, Sp.U (K) Onk, FICRS, pakar urologi onkologi Eka Hospital MT Haryono, sistem ini dirancang untuk membantu dokter melakukan operasi di area yang sulit dijangkau dengan tingkat ketelitian tinggi. 

“Da Vinci XI membantu kami menjangkau area sempit tanpa harus membuat banyak sayatan,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sistem ini terdiri dari tiga komponen utama, yaitu kamera beresolusi tinggi yang menampilkan gambar tiga dimensi, unit lengan robotik yang berada di sisi pasien, serta konsol kendali tempat dokter mengatur seluruh pergerakan alat.

Visualisasi 3D dan kontrol ergonomis memungkinkan dokter bekerja lebih stabil dan mengurangi kelelahan selama prosedur panjang.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT