News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Pernah Coba-coba Congkel Kutil Kelamin, Ini Kata Ahli Kesehatan

Jangan pernah terpikir untuk coba-coba congkel kutil kelamin sendiri. Simak penjelasan dr. Andy Manggabarani soal penyebab dan pengobatan kutil kelamin.
Kamis, 2 Oktober 2025 - 10:27 WIB
Ilustrasi Pria Memegang Perut
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Kutil kelamin sering dianggap sepele, padahal bisa menimbulkan masalah kesehatan serius bila tidak ditangani dengan benar. 

Banyak orang yang mencoba melakukan pengobatan kutil kelamin sendiri di rumah dengan berbagai cara, termasuk menggunakan cuka apel bahkan mencongkel sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, tanpa mengetahui penyebab kutil kelamin, tindakan sembarangan justru bisa membuat kondisinya semakin parah.

Seringkali kita terkena penyakit kutil, dan biasanya langsung memberi cuka apel agar bisa terlepas. 

Jika hanya satu, kutil biasanya tidak akan mengganggu. Namun kalau seribu? Pasti akan mengganggu!

Kutil sering dianggap remeh, padahal penyakit ini jika tidak dilakukan treatment yang tepat, akan merembet ke mana-mana. 

Pencegahan, dan penindakan yang tepat akan membuat kamu terhindar dari komplikasi yang berbahaya. Lalu, kapan kutil benar-benar mengganggu dan bisa berbahaya?

Dalam sebuah video edukasi yang diunggah oleh kanal YouTube Siloam Hospitals, dr. Andy Manggabarani, Sp.DV dari Siloam Hospitals Makassar, menjelaskan, “Kutil itu adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh virus yang dinamakan human papillomavirus (HPV).”

Jenis Kutil dan Penyebab Kutil Kelamin

Menurut dr. Andy, HPV terbagi menjadi dua jenis:

  1. Non-anogenital – terjadi tanpa hubungan seksual, biasanya muncul di tangan, bibir, atau kaki.

  2. Anogenital – timbul di area kelamin seperti anal, vagina, atau penis, dan biasanya ditularkan melalui hubungan seksual tanpa kondom.

Kutil kelamin ini bisa menjadi berbahaya ketika ukurannya semakin besar, jumlahnya bertambah, serta muncul kembali dengan cepat meskipun sudah diobati. Dalam kondisi tertentu, kutil dapat berkembang menjadi kanker kulit.

Pengobatan Kutil Kelamin yang Tepat

dr. Andy menegaskan bahwa setiap pasien memiliki kondisi yang berbeda. Faktor emosional, daya tahan tubuh, dan penyebab kutil menentukan jenis terapi yang akan diberikan. Beberapa metode pengobatan kutil kelamin meliputi:

  • Kryoterapi (pembekuan dengan nitrogen cair)

  • Elektrokauter (membakar jaringan kutil dengan listrik)

  • Laser

  • Eksisi (pemotongan kutil)

  • Pengobatan imunologis untuk meningkatkan daya tahan tubuh pasien

Tentang penggunaan cuka apel, dr. Andy menjelaskan bahwa pada dasarnya cuka apel mengandung asam asetat. 

Jika dioleskan ke kutil, mungkin bisa membuatnya terlepas. Namun, akar kutil sering tidak ikut terangkat, sehingga memicu infeksi lebih luas.

Ia mengingatkan, “Jangan coba-coba mengobati sendiri. Akhirnya yang dapat terjadi adalah efek samping atau reaksi sekunder, malah bisa semakin banyak dan mentrigger virus yang sudah ada.”

Kapan Perlu Operasi?

Operasi biasanya dilakukan jika kutil berukuran besar, mengganggu aktivitas seperti buang air kecil atau buang air besar, atau ketika ada kecurigaan keganasan (kanker).

Cara Penularan dan Pencegahan

Berbeda dengan mitos yang beredar, kutil kelamin tidak menular lewat ciuman, berpelukan, bertukar alat makan, atau pakaian. 

Penularan hanya terjadi melalui hubungan seksual tanpa kondom, cairan tubuh, atau kontak dengan darah pada area yang luka.

Untuk mencegah kutil kelamin, dr. Andy menyarankan vaksinasi HPV, baik untuk laki-laki maupun perempuan. 

Vaksin ini efektif mencegah kanker serviks serta infeksi HPV lain yang berisiko. Selain itu, perempuan juga dianjurkan melakukan pap smear secara rutin sebagai langkah preventif.

Kutil kelamin memang bisa mengganggu fisik dan mental. Oleh karena itu, jangan pernah mengobati sendiri dengan cara berbahaya seperti mencungkil atau mengoleskan bahan kimia tanpa pengawasan medis. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Periksakan ke dokter spesialis kulit agar mendapatkan diagnosis yang tepat dan terapi sesuai penyebabnya.

(anf)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT