News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tolong Mulai Sekarang Peka untuk Kesehatan Kewanitaan! Sebaiknya Lakukan Pap Smear agar Terhindar dari Penyakit Mematikan

Pap smear penting untuk kesehatan wanita. Tes ini mendeteksi dini kanker serviks dan menjaga kesehatan kewanitaan secara optimal. Simak penjelasan dokter!
Jumat, 19 September 2025 - 15:19 WIB
Ilustrasi Edukasi Pap Smear untuk Kesehatan Wanita
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Pap smear merupakan salah satu pemeriksaan penting yang wajib diperhatikan demi menjaga kesehatan wanita

Sayangnya, masih banyak perempuan yang mengabaikan tes ini karena merasa sehat-sehat saja atau takut dengan prosedurnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, pap smear berperan besar dalam mendeteksi dini kanker serviks, salah satu penyakit mematikan yang menyerang banyak wanita di Indonesia. 

Artikel ini akan mengulas secara detail mengenai pap smear, manfaatnya, siapa saja yang wajib melakukannya, hingga prosedur yang perlu diketahui.

Apa Itu Pap Smear?

Pap smear adalah tes skrining untuk mendeteksi kanker serviks sejak dini. 

Prosedur ini dilakukan dengan mengambil sampel sel dari leher rahim (serviks) menggunakan alat khusus, kemudian diperiksa di laboratorium. 

Menurut dr. Novandra, dokter umum PKBI DKI Jakarta dalam video edukasi yang diunggah oleh kanal YouTube Halosehat, “Pap smear itu tujuan sebenarnya untuk pemeriksaan dari kanker serviks. Metosenya atau prosedurnya pada wanita dilakukan pemeriksaan dengan pengambilan sel-sel dari mulut rahim.”

“Yang pertama dengan memasukkan cocor bebeknya terlebih dahulu, baru ambil usapannya, kemudian diperiksa di laboratorium dan yang memeriksa adalah dokter spesialis patologi anatomi. Kemudian dokter patologi anatomi membaca hasil sel tadi,” lanjut penjelasan dr Novandra.

Tes ini tidak hanya mendeteksi kanker, tetapi juga perubahan sel yang berpotensi menjadi kanker di kemudian hari.

Siapa yang Perlu Melakukan Pap Smear?

Tidak semua wanita menyadari bahwa mereka membutuhkan pap smear secara rutin. Berikut panduan umum:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  • Wanita usia 21-29 tahun: Disarankan melakukan pap smear setiap 3 tahun sekali.

  • Wanita usia 30-65 tahun: Disarankan melakukan pap smear setiap 5 tahun sekali, dikombinasikan dengan tes HPV.

  • Wanita berisiko tinggi: Misalnya memiliki riwayat keluarga dengan kanker serviks, infeksi HPV atau HIV, atau sistem kekebalan tubuh lemah, sebaiknya melakukan pap smear lebih sering.

  • Wanita yang sudah divaksin HPV: Tetap perlu melakukan skrining rutin karena vaksin tidak melindungi dari semua jenis HPV.

Selain itu, wanita yang sudah aktif berhubungan seksual, bahkan sejak usia 18 tahun hingga masa menopause, sebaiknya menjadikan pap smear sebagai bagian dari pemeriksaan kesehatan rutin.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT