News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mitos atau Fakta Kolesterol Jangan Makan Telur? dr. Zaidul Akbar Bilang Ada Faktor Lebih Bahaya, Yaitu...

Mitos telur penyebab kolesterol tinggi dipatahkan dr. Zaidul Akbar. Justru nasi dan gaya hidup malas gerak lebih berbahaya bagi kesehatan. Seperti apa?
Minggu, 14 September 2025 - 13:20 WIB
Ilustrasi Pria Terkena Kolesterol
Sumber :
  • Gemini AI

tvOnenews.com - Selama ini banyak orang percaya bahwa penderita kolesterol tinggi harus menghindari telur.

Anggapan tersebut sudah lama beredar di masyarakat dan membuat sebagian orang benar-benar menjauhi telur karena khawatir kolesterolnya akan naik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, benarkah telur menjadi penyebab utama kolesterol tinggi?

Dokter sekaligus pendakwah gaya hidup sehat, dr. Zaidul Akbar, justru punya pandangan berbeda mengenai hal ini.

Dalam salah satu tayangan di kanal YouTube pribadinya, dr. Zaidul Akbar menegaskan bahwa telur bukanlah musuh utama bagi penderita kolesterol tinggi.

Ia menyebutkan bahwa ada faktor lain yang lebih berbahaya, tapi sering dilupakan banyak orang.

dr. Zaidul Akbar

“Kalau protein, protein ini kan protein. Dokter makan telur nggak? Makan,” ujar dr. Zaidul.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa telur justru merupakan salah satu sumber protein yang baik.

Kandungan nutrisi di dalamnya sangat lengkap, mulai dari vitamin, mineral, hingga asam amino yang bermanfaat bagi tubuh.

Oleh karena itu, menyalahkan telur sebagai penyebab kolesterol tinggi dianggap keliru.

“Telurnya bikin kolesterol? Nggak. Nasi yang bikin kolesterol. Kita tuh selalu menyalahkan banyak hal yang kita nggak paham. Kalau telurnya bagus, bahkan ada seorang dokter di Amerika, dia peneliti. Bahkan telur itu, apalagi kalau Anda memang ada aktivitas fisik, dia nggak batasin orang makan telur asal telurnya bagus,” jelas dr. Zaidul.

Ia pun mencontohkan kebiasaannya sendiri.

Menurutnya, makan telur dalam jumlah wajar tidak akan menyebabkan masalah kolesterol, selama dibarengi dengan gaya hidup sehat.

“Saya kalau lagi pengen makan telur, sekali makan tiga, aman aja. Kolesterol nggak (naik), sepanjang Anda makannya cukup dan tidak berlebihan. Menurut Anda masing-masing takaran Anda, aman Insya Allah,” tambahnya.

Selain itu, dr. Zaidul Akbar juga menyoroti makanan lain yang sering mendapat cap buruk, seperti daging kambing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak orang menganggap kambing sebagai penyebab utama asam urat, padahal menurutnya hal itu tidak sepenuhnya benar.

Yang lebih berbahaya justru adalah konsumsi berlebihan terhadap makanan olahan, gula, dan karbohidrat sederhana seperti nasi putih.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT