News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Hanya Rutin Minum Obat dan Makan Sehat, Kolesterol Bisa Turun dengan Peluk Pohon, dr Zaidul Akbar: Sebulan Sekali...

Selain menerapkan pola hidup sehat dan teratur minum obat, dr Zaidul Akbar bagikan tips turunkan kadar kolesterol dengan memeluk pohon. Seperti apa caranya?
Rabu, 8 Januari 2025 - 08:01 WIB
Jangan Hanya Rutin Minum Obat dan Makan Sehat, Kolesterol Bisa Turun dengan Peluk Pohon, dr Zaidul Akbar: Sebulan Sekali...
Sumber :
  • tangkapan layar YouTube dr Zaidul Akbar Offial dan pexels

tvOnenews.com - Sudah teratur minum obat dan ganti pola makan, tapi kadar kolesterol masih tinggi? Dr Zaidul Akbar bagikan alternatif lainnya dengan rutin memeluk pohon.

Seorang ahli kesehatan dan pengobatan herbal, dr Zaidul Akbar membagikan tips mudah untuk menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini bisa dilakukan selain teratur mengonsumsi obat dan menerapkan pola hidup sehat.

Kolesterol tinggi bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti terlalu banyak mengonsumsi makanan yang tinggi lemak, kurangnya aktivitas fisik olahraga, kebiasaan merokok, obesitas, dan sebagainya.

Bukan hanya dari gaya hidup yang kurang baik saja, kolesterol tinggi juga bisa dipicu oleh penyakit tertentu, misalnya hipertensi atau tekanan darah tinggi, diabetes, atau faktor usia.

Salah satu cara untuk membuat kadar kolesterol di angka yang normal adalah dengan menerapkan pola hidup sehat serta teratur minum obat yang diresepkan oleh dokter.

Namun, bagaimana jika Anda sudah menerapkan pola hidup sehat dan teratur minum obat, tapi kadar kolesterol masih tinggi? Dr Zaidul Akbar bagikan alternatif lain yang jauh lebih mudah. Simak!

Pendakwah sekaligus ahli kesehatan tersebut menyebut, selain karena beberapa penyebab yang disebutkan di atas, faktor lain yang memicu kolesterol tinggi adalah masalah emosional.

"Coba direnuni gitu, sehingga nanti apa sebenarnya obatnya udah benar, pola makan sudah benar, segala macam misal gitu kan," ujarnya, dikutip dari YouTube dr Zaidul Akbar Official

"Tapi enggak turun-turun juga, berarti ada sesuatu yang lain di situ," imbuhnya.

Jadi, selain mengonsumsi makanan sehat dan teratur minum obat dokter, dibarengi juga dengan melakukan pengelolaan emosional yang baik.

"Salah satu cara kalau mungkin nasihat saya pribadi, ya untuk mungkin yang bertanya ini, coba dilenturin aja hatinya dulu, dilenturin hatinya dulu, denturin kayak apa? Jangan terlalu kaku," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dunia cuman main-main doang gituoh, enggak usah terlalu diseriusin yang perlu diseriusin itu apa akhirat," tambah dr Zaidul Akbar.

Ada cukup banyak pengobatan alternatif yang bisa dipilih, salah satunya adalah rutin bekam.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT