News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sering Dianggap Jadi Biang Kerok Kolesterol, Padahal dr Zaidul Akbar Bilang Santan Punya Banyak Manfaat, Asal Jangan…

Makanan yang bersantan sering disalahkan dan cenderung dihindari lantaran dianggap sebagai makanan tak sehat. Padahal, santan justru mengandung banyak manfaat
Senin, 11 Desember 2023 - 10:59 WIB
dr Zaidul Akbar jelaskan manfaat Santan
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Santan Kerap dianggap sebagai penyebab munculnya penyakit kolesterol

Makanan yang bersantan sering disalahkan dan cenderung dihindari lantaran dianggap sebagai makanan tak sehat. Padahal, santan justru mengandung banyak manfaat bagi tubuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dokter sekaligus pendakwah, dr Zaidul Akbar, santan menjadi salah satu produk sehat yang banyak memiliki manfaat bagi tubuh.

Lantas, bagaimana penjelasan dr Zaidul Akbar agar santan baik untuk tubuh kita? Simak penjelasannya berikut ini.

Dilansir dari video pada kanal YouTube dr Zaidul Akbar Official, dokter ini menjelaskan bahwa sebenarnya santan itu produk sehat. 

Akan tetapi, Santan menjadi produk yang baik untuk tubuh asalkan tidak dipanaskan.

"Santan itu sendiri sehat sebenarnya, asal jangan dipanaskan," ujar dr Zaidul Akbar, dilansir dari YouTube dr Zaidul Akbar Official, Rabu (20/09/23).


dr Zaidul Akbar. (Ist)

Ia menjelaskan penyebab santan menjadi kurang baik ketika santan tersebut dipanaskan. 

Bahkan mulai dari kelapa parut, hingga produk santan itu mengandung lemak yang bagus untuk kesehatan.

dr Zaidul Akbar menjelaskan bahwa santan peras lebih baik daripada santan instan yang berbentuk kemasan.

Padahal, santan memiliki berbagai manfaat kesehatan bagi tubuh diantaranya baik untuk jantung dan pencernaan.

"Minum santan itu dia bagus. Tulang Anda akan sehat, jantung Anda akan bagus, pencernaan Anda akan bagus, otaknya juga akan bagus karena lemak pada santan," tutur dr Zaidul Akbar.

dr Zaidul Akbar juga bercerita soal pengalamannya saat ia kecil yang kerap makan kelapa mentah dan beras. 

"Yang saya makan itu berasnya dia, berasnya saya makan mentah. Terus kadang-kadang saya cuil, makan kelapa itu," ungkap dr Zaidul Akbar.

Ternyata dua komponen yang baik berasal dari beras dan kelapa sebagai penghasil karbo dan lemak.

"Kalau kita ini bisa kenalkan ke anak-anak kita, camilan-camilan yang sehat, jadi mereka bisa kenal dengan rasa aslinya," papar dr Zaidul Akbar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ahli kesehatan herbal sekaligus pendakwah, dr Zaidul Akbar mengungkapkan bahwa kenapa saat ini banyak anak sakit-sakitan, karena yang dimakan adalah sampah semua.

Hal ini bersumber dari makanan ringan seperti snack yang mereka konsumsi saat jajan. Padahal banyak sumber makanan alami yang memiliki manfaat kesehatan, salah satunya kelapa tua tadi. (udn/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT